Love your life and live it gratefully

Welcoming you to my blog. It's just a simple blog about my daily life, thoughts, ideas, hobbies, and many more. Happy reading. Feel free to leave your feedback

Paxel, Same Day Service dalam Meng#AntarkanKebaikan




“Yah, aku pengen banget deh makan oncom sama lapis bogor favorit itu.” ucap saya suatu hari ketika hamil.
“Lah, terus belinya di mana. Masa harus kesana?” sahut suami saya kebingungan.


Seorang ibu pasti pernah merasakan yang namanya ngidam ketika hamil. Entah yang aneh, entah yang standar. Entah yang jauh, entah yang dekat. Nah yang jadi masalah adalah ketika ngidamnya itu makanan yang adanya hanya di kota lain. Seperti pengalaman saya saat ngidam di kehamilan kedua. Saya yang tumbuh besar di Bekasi dan Jakarta memang seringkali kangen dengan kuliner dan makanan khas Betawi atau Jawa Barat. Sebut saja rujak bebeg, oncom, dan yang terbaru adalah lapis Bogor Sangkuriang.
Lantas bagaimana? Apakah akhirnya ngidam saya keturutan? Ya tentu saja tidak, saya hanya bisa menahan beratnya rindu pada makanan-makanan tersebut.
Untunglah, hal seperti ini tidak perlu saya alami lagi. Jika nanti saya ngidam, saya bisa dengan mudah mendapatkan makanan yang saya inginkan.
Bagaimana bisa? Thanks to Paxel.
Paxel adalah jasa pengiriman yang melayani sameday delivery untuk beberapa kota besar, seperti JaBoDeTaBek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang.

.

Gathering

“Membuat yang jauh menjadi terasa dekat.”
Minggu kemarin saya dan beberapa teman bloger diundang untuk launching cabang Paxel di Solo. Dengan dresscode ungu atau kuning, sesuai warna Paxel, kami memenuhi ruangan.
Acara dimulai dengan sambutan dari Mr. Bryant Cristanto, co founder dari Paxel. Beliau menjelaskan secara singkat mengenai Paxel dan betapa Paxel bisa membuat yang jauh menjadi dekat. Jadi semisal suatu saat saya ngidam makanan khas Jakarta, bisa kan memanfaatkan jasa layanan same day dari Paxel.




Selanjutnya ada Bapak Djohari Zein, selaku Founder Holding Paxel, Global Basket Mulia. Beliau yang juga komisaris di perusahaan pengiriman tetangga, benar-benar membuat saya kagum. Bagaimana tidak, beliau yang seorang mualaf, justru bisa mengamalkan nilai kebaikan dalam Islam. Prinsip beliau, hidup itu harus bermanfaat bagi sesama.

“Siapapun bisa hidup bermanfaat. Tidak harus menunggu kaya atau punya uang untuk bisa berbagi. Kalian para bloger juga bisa. Tulislah hal-hal bermanfaat dalam blog kalian agar semakin banyak orang yang merasakan manfaatnya.” ucap Pak Djo.

Bahkan Paxel di awal masa berdirinya sudah mengirimkan beberapa unit komputer untuk anak-anak sekolah di daerah Serang. Bahkan di saat Paxel sama sekali belum mendapatkan keuntungan dari usaha pengirimannya. Karena buat beliau, berbagi itu tidak perlu menunggu kita untung atau ada. Salut!!
Selain itu, Pak Djo dan Paxel juga menjadi bagian dari bertahannya Rumah Harapan Indonesia hingga saat ini. RHI adalah rumah singgah untuk anak-anak penderita kanker. Di mana RHI ini berkomitmen untuk memberikan segala bantuan dan perawatan para anak-anak penderita kanker di Jakarta dan Bandung.

“Cuma dia orang gila yang totalitas membantu saya dan anak-anak di Rumah Harapan Indonesia.” ujar Kak Valen, selaku founder Blood for Life dan Rumah Harapan Indonesia.

Selanjutnya ada Kak Alexander Zulkarnain, Brand Happiness Hero yang mengenalkan tentang HAPPINESS HERO di Paxel.
Apa itu Happiness Hero? Mereka adalah The Real Brand Ambassador dari Paxel. Siapakah mereka? Mereka adalah kurir-kurir yang memang disebut hero. Para happiness hero inilah yang bertanggung jawab mengambil, mendistribusikan, dan mengirimkan barang dari dan ke tempat tujuan.
Mereka dididik untuk bisa melayani para konsumen dengan kebaikan dan sepenuh hati. Sesuai dengan tagline dari Paxel #AntarkanKebaikan yang merupakan keinginana dari Paxel agar dapat menjadi rantai, penyambung kebaikan dalam mengantarkan tidak hanya paket tapi juga donasi kepada mereka yang membutuhkan.


Paxel

Sebagai pengguna, apa yang biasanya kita harapkan dari jasa pengiriman? Cepat, terjamin keamanannya, harga bersahabat. Ketiga kriteria inilah yang biasanya kita harapkan ada pada jasa pengiriman. Yang biasanya ada, cepat tapi terlalu mahal atau murah tapi tidak aman.
Saya sendiri pernah mendapatkan pengalaman buruk dengan beberapa jasa pengiriman di Solo. Pertama, ketika saya masih aktif berjualan batik secara online. Ada salah satu barang saya yang seharusnya dikirimkan ke daerah Semarang, entah bagaimana bisa terkirim hingga luar Jawa. Kebetulan waktu itunama daerahnya memang sama dengan salah satu kota di luar Jawa, tapi sudah dengan jelas membubuhkan keterangan, Semarang, Jawa Tengah.
Akhirnya barang yang seharusnya sampai hanya dalam waktu 2 hari, molor hingga seminggu lebih. Dan tentu saja konsekuensinya saya harus siap menerima komplain dari customer.
Yang kedua, ketika mengirimkan makanan dengan jasa pengiriman yang lain. Setiap kali bepergian ke Jakarta, saya biasanya memang mengirimkan sebagian barang bawaan melalui jasa pengiriman karena meminimalisir kerepotan saat di jalan. Apalagi ketika saya pergi dengan membawa anak kecil.
Entah bagaimana, kali itu saya memutuskan untuk mengirimkan makanan kering dan bukannya pakaian seperti biasanya. Tentunya dengan penjelasan bahwa ini adalah makanan dan mohon jangan sampai dibanting.
Akhirnya, sesampainya di Jakarta, saya pun membongkar paket tersebut (saya sampai lebih dahulu dibanding paket). Dan betapa kagetnya saya ketika menemukan kondisi makanan kering yang sudah remuk. Dan kesalnya lagi, ada satu makanan, jamur krispi buatan ibu mertua saya, yang hilang. Padahal Ibu sengaja membuatkan jamur krispi ini untuk keluarga saya di Jakarta. Kesal!
Berbekal pengalaman itulah saya jadi malas mengirimkan makanan melalui jasa pengiriman.
Sampai akhirnya saya bertemu Paxel.
Paxel berasal dari kata Pax, yang berarti people (orang) atau package (paket) dan AcCELerate yang artinya bergerak lebih cepat. Jadi, Paxel itu membawa misi untuk menagntarkan barang/paket agar lebih cepat sampai ke tujuan.
Kenapa saya begitu yakin dengan Paxel? Karena banyak sekali kemudahan dan kenyamanan yang Paxel sediakan untuk konsumennya.
Sebut saja live tracking, garansi kehilangan, dan jaminan uang kembali jika barang kita telat sampai tujuan. Jadi melalui aplikasi, saya bisa memantau pergerakan barang saya mulai sejak keberangkatan, posisi ketika di jalan, sampai saat barang diterima di rumah.
Melalui aplikasi pula, saya bisa melihat siapa orang yang menerima paket saya. Lebih praktis ketika misalnya barang tersebut diterima oleh tetangga atau orang lain.
Kemarin, untuk kedua kalinya, saya mencoba mengirimkan pakaian ke Jakarta dari Solo.
Karena poisisi rumah saya di Kartasura dan belum masuk ke dalam wilayah Paxel, salah seorang Hero di Paxel yaitu Mas Christian Tegar Prihanto, berbaik hati menawarkan untuk pick up jika sayang ingin mengirimkan barang melalui Paxel. 
Benar saja, hari itu Mas Tegar ke rumah untuk mengambil paket yang akan saya kirimkan. Setelah diukur panjang, lebar, dan ketebalan paket, Mas Tegar membawa paket tersebut ke Paxel di Solo. Tidak lama, saya pun mendapatkan notifikasi di dalam applikasi yang menunjukkan bahwa paket saya sudah masuk di loker Solo dan siap dikirim ke Jakarta.

Selain itu, Paxel juga bersedia loh membantu kita membungkus paket yang akan kita kirimkan atau membungkus ulang jika sekiranya bungkus paket kita dianggap rawan robek/rusak. Luar biasa kan!
Kenapa harus melalui loker? Loker inilah yang memudahkan para hero dalam bekerja karena setiap paket akan dikelompokkan dalam loker tujuan masing-masing.
Nantinya, smart locker ini juga akan disebar di beberapa titik, sehingga siapapun yang ingin mengirimkan barang atau mengambil barang, bisa menuju ke locker terdekat dan bertransaksi melalui applikasi.
Sebenarnya ini semacam kotak pos pada jaman dulu kala ya. Hanya saja, dengan teknologi, semakin memudahkan kita untuk memantau barang dan terjamin keamanannya karena smart locker ini hanya bisa dibuka dengan barcode yang diberikan ke aplikasi setiap pengirim/penerima barang.



Kenapa Harus Paxel?

Kenapa harus menggunakan Paxel dibanding jasa ekspedisi yang lain? ini dia beberapa alasan yang kalian wajib ketahui sebelum memutuskan menggunakan jasa logistik Paxel.

Same-Day Service

Paxel memang fokus pada pengiriman sameday delivery. Artinya, paket akan diterima dalam kurun waktu 8 jam. Barang yang kita kirimkan dapat langsung diterima pada hari yang sama. Apa bedanya dengan One Day service? Dengan menggunakan one day service, barang baru akan diterima keesokan harinya itu pun tidak dapat dipastikan jam berapa paket tersebut bisa sampai ke tujuan.
Jadi kirim paket apapun barangnya, mau makanan, oleh-oleh khas daerah, frozen food, dan semacamnya, bisa kita terima/kirim dengan menggunakan Paxel.
So, pengen cireng beku asli dari Bandung? Bisaaa, kirim pakai Paxel.

Your Package, Your Rule

Seringkali saat bepergian kita harap-harap cemas jika sedang menunggu barang? Beberapa jasa pengiriman biasanya memilih meninggalkan barang di teras karena tidak memungkinkan untuk kembali tapi kadang ada yang akhirnya meminta kita untuk mengambil sendiri barang tersebut di agen pengiriman.
Nah, dengan Paxel kita bisa mengatur waktu pengiriman dana penerimaan barang. Sebelum paket sampai ke rumah, happiness hero akan menanyakan keberadaan kita atau penghuni rumah yang lain melalui no yang tertera. Jadi kita bisa membuat janji atau pun meminta jam berapa paket diterima sampai di rumah.

Tarif Flat

Yup, Paxel memberikan satu harga untuk tiap jenis barang. Jadi harga ditentukan oleh volume, bukan jarak.
Telat? Garansi Uang Kembali
Barang yang kita tunggu ternyata tidak sampai tepat waktu? Tenang saja, Paxel akan mengembalikan uang kita, utuh. Tanpa potongan apapun. Ini adalah komitmen dari Paxel demi menyenangkan hati konsumennya.

Terjamin Dengan Asuransi

Setiap barang kiriman dijamin asuransi hingga 10 juta rupiah. Jika paket rusak atau hilang, maka akan diganti oleh biaya asuransi. Makin tenang kan kita!

Mengirimkan Barang sekaligus Beramal

Yup, hanya dengan 25 kali pengiriman dengan menggunakan Paxel, kita bisa ikut berbagi memberikan 1 harapan hidup lagi untuk anak-anak penderita kanker. Mudah bukan?
Ada barang-barang layak pakai yang ingin didonasikan ke Rumah Harapan Indonesia? Paxel akan mengirimkannya, gratis! So, tunggu apa lagi? Mulai langkah baikmu dan #AntarkanKebaikan dengan Paxel.

Promo Saldo Paxel 100 ribu

Ingin mendapatkan saldo Paxel sebesar Rp. 100.000?
Gampang! Cukup download aplikasi Paxel di hp kamu, daftar, dan masukkan kode referral anaike. Taraaa, saldo kalian akan langsung masuk ke akun dan bisa kalian gunakan untuk mengirimkan barang kemana saja.
Bagaimana? Sudah mantap menggunakan jasa logistik Paxel? Untuk informasi lebih lengkap, kalian bisa klik http://onelink.to/paxel.ref ya, teman.
Selamat meng#AntarkanKebaikan



All Young: Swissvita Micrite 3D All use Series Pack Review


Beautiful skin requires commitment, not a miracle (Erno Lazslo)
Skin is one of our investments.
Yup, kulit yang sehat, kulit yang indah itu adalah salah satu investasi yang sangat penting. How come? Karena salah satu aspek penting dalam penampilan dan kesehatan kita tentu saja adalah kulit. Kulit merepresentasikan hidup kita. Bagaimana gaya hidup kita, bagaimana pola makan kita, dan bagaimana usaha kita merawat tubuh dan badan.
Memasuki usia 35, salah satu kekhawatiran saya yang paling besar adalah kondisi kulit. Flek hitam, jerawat, tahi lalat, kulit kusam, kerutan, kantung mata, you name it! Itu sebagian dari masalah-masalah kulit yang jadi momok ketika usia kita makin bertambah. Apalagi saya bukan termasuk perempuan yang teramat sangat aware sama perawatan.
For my daily make up? I am enough with face powder and ageing moisturizer. Night cream? Nope. Serum? What is that?, hehe. Perawatan ketika mau tidur? Facial wash sudah cukup. Facial? Yaa, sesekali lah kalau sempat ke klinik kecantikan langganan.
Sebenarnya ada masa di mana saya sangat peduli dengan perawatan kulit terutama kulit wajah. Setiap malam memakai krim malam, siang memakai krim pagi dan tabir surya, facial dan detoks wajah minimal satu bulan sekali, atau membuat masker dan scrub dari bahan-bahan alami seperti pisang, susu, madu, kopi, dll.
Tapi itu dulu, hihihi. Sebelum entah bagaimana saya jadi malas sekali menggunakan make up even itu demi perlindungan minimal untuk kulit wajah.
Nah, ketika sekarang usia mulai bertambah, tentu saja keelastisan kulit juga makin berkurang. Apalagi dengan minim perawatan dan gaya hidup yang semakian berantakan.
Yup, selain pemilihan skin care yang benar, tentu saja faktor gaya hidup juga menjadi salah satu penunjang penting demi mendapatkan kulit wajah yang segar dan sehat. Apalagi untuk pecinta teh dan kopi seperti saya.
Kenapa saya jadi abai dengan perawatan kulit muka? Sebenarnya sih berawal dari hal yang sederhana. Karena saya susah menemukan produk skin care yang klik di muka. Setelah beberapa kali bereksperimen dan mencoba berbagai merk skin care mulai dari dokter sampai produk umum, sepertinya masalah kulit muka tetap saja tidak berkurang.
Flek hitam, kerutan, dan kantung mata masih saja tetap setia menghiasi wajah saya, hehe.
Nah, sampai akhirnya kemarin dapat spesial kit nih dari All Young yaitu paket Swiss Vita Micrite 3D All Use Series Pack. Excited to the max… Wanna read the review? Yuk ah dikepoin.


I am big believer in that if you focus on good skin care, you really won’t need a lot of make up (Demi Moore)


All Young  
Swissvita dari Allyoung
All Young ini adalah salah satu perusahaan skin care dari Taiwan yang sudah merambah ke berbagai negara, sebut saja Indonesia, Malaisya, Filipina, Singapura, Myanmar, dan Thailand.
Waktu kemarin ditawarin untuk coba dan review paket dari All Young ini langsung semangat 45 deh. Apalagi karena memang sedang mencari skin care yang oke untuk perawatan muka yang hampir 6 bulan tidak terjamah skin care dan perawatan apapun karena hamil kemarin.
Selain itu, setelah sempat baca-baca review, Swissvita ini aman aman dan rekomended banget untuk jenis-jenis kulit Asia. Berikut ini adalah beberapa kelebihan Swissvita:
- Bebas paraben, alkohol, pewangi, pigmen, plastik, lanolin
- Medical aesthetic
- Menggunakan esktrak tanaman dan rempah alami dari hutan Amazon
- Menggunakan tube alumunium yang aman untuk kesehatan
- Sudah berstandar ISO dan SGS
Sesuai banget deh sama tag line yang ada di kemasan series packnya, Genuine, Efficacy, Safety.


Skin care is like dieting. You have to invest time and effort. There is no instant miracle cure. (Karen Grant)

SwissVita Micrite 3D All Use Series Pack dari All Young

 

As it’s name, series pack, paket yang saya terima itu adalah 1 paket skin care yang terdiri dari beberapa macam dengan berat masing-masing sekitar 5gr. Travel kit ini benar-benar praktis banget deh kalau dibawa bepergian. Nggak makan tempat dan bisa dimasukkan ke dalam pouch apapun.
Nah,ini dia lima macam perawatan Swissvita dari All Young yang sudah saya coba kemarin:
1. Swissvita Micrite 3D All Use Anti-Spot Serum
Menyamarkan noda hitam, mencegah pigmentasi kulit, melembabkan, meratakan warna kulit, mencerahkan kulit kusam.
Anti-Spot serum ini mengandung Vitamin B12 (kandungan khusus untuk membantu menyamarkan noda), Pisum Sativum (revitalisasi dan memperbaiki tekstur kulit), dan Uncaria Tomentosa Extract (formula khusus untuk membantu menyamarkan noda). 
2. Swissvita Micrite 3D All Use Anti-Wrinkle Serum
 
Allyoung Swissvita Anti-Wrinkle Serum
Mengurangi kerutan, mencegah penuaan dini, mengatasi kulit kering dan sensitif, bagus digunakan untuk kulit mulai usia 22 tahun ke atas.
Anti-Wrinkle serum ini mengandung Juvenesence (kandungan khusus untuk anti-aging), SYN-TC (zat untuk memperbaiki kelenturan kulit), dan CUBE3 (melembabkan kulit sepanjang hari).
3. Swissvita Micrite 3D All Use Eye Cream
Allyoung Swissvita All Use Eye Cream
Mengencangkan dan menghaluskan kerutan di sekitar mata hanya dalam 7 detik. Mengatasi segala keluhan seputar mata seperti mata panda, kantung mata, kerutan, dan garis halus.
Eye cream ini mengandung Algae Extract (untuk mengencangkan), Uncaria Tomentosa Extract (untuk memperbaiki sel kulit mati), dan Hibiscus Esculentus Extract (untuk mencegah dan memperbaiki kerutan).
4. Swissvita Micrite 3D All Use Skin Serum
Allyoung Swissvita All Use Skin Serum
Serum multiguna yang akan mengurangi kulit kusam, melembabkan, dan mengembalikan kulit bercahaya hanya dalam 7 hari. Mengatasi keluhan seperti kulit kering, pori-pori membesar, kulit kusam dan letih, dll.
All Use Skin Serum ini juga mengandung Progelinetm (untuk meningkatkan kehalusan kulit), Pisum Sativum (revitalisasi dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan), dan Uncaria Tomentosa Extract (memperbaiki sel kulit).
5. Swissvita Micrite 3D All Use Whitening Serum
Membantu menyamarkan noda, mencerahkan, melembabkan, mencegah pigmentasi, meratakan warna kulit, memperbaiki tekstur kulit.
Whitening serum ini mengandung Carboxylic Acid (kandungan khusus yang dapat memperlambat proses pigmentasi), Pisum Sativum Extract (revitalisasi dan memperbaiki tekstur kulit), dan Uncaria Tomentosa Extract (formula khusus untuk memperbaiki sel kulit).

Review Pemakaian Swissvita Micrite 3D All Use

Kemasan

Baiklah, kesan pertama sih langsung suka ya lihat kemasan travel kit Swissvita ini. Dengan ukuran 5g, skin care ini nyaman banget deh mau dibawa kemana2. Warna kemasannya juga fresh, putih. Gimana mengenali setiap serum?
Gampang. Setiap tube dikasih penanda warna yang berbeda kok. Misal biru untuk whitening, merah untuk eye cream, dll.
Dan seperti yang sudah disebutkan di atas, produk Swissvita All Young ini non parfume ya. Jadi nggak ada wanginya sama sekali. Untuk yang Anti-Spot Serum sih wanginya justru segar kaya wangi-wangi buah gitu.
Masa berlaku setiap serum adalah 6 bulan setelah dibuka. Kayaknya sih karena memang lebih banyak menggunakan bahan-bahan alami, produk Swissvita ini nggak terlalu tahan lama ya. Etapi kok jadi kebayang sama produk2 skin care yang bisa dua tahunan itu. Pengawetnya banyak jangan-jangan? #serem.

Tekstur

Tekstur skin care dari Swissvita All Young ini ringan dan nggak lengket. Begitu diaplikasikan ke muka juga bisa langsung meresap tanpa ribet.  

Before and After

Salah satu masalah yang paling krusial dari muka saya adalah flek hitam dan kantung mata. Untuk jenis kulit sendiri sebenarnya cenderung aman.
Flek hitam ini salah satu PR yang selalunya sukses bikin gregetan kalau ngaca. Bagaimana nggak, dari sekian banyak skin care yang katanya anti spot ini belum ada yang sukses bikin barisan flek hitam di muka menghilang. Boro-boro menghilang, berkurang aja nggak.
Jadilah kemarin memutuskan untuk lebih dulu mencoba All Use Anti-Spot Serum, All Use Skin Serum, dan All Use Eye Cream.
Setelah beberapa kali pemakaian. No filter, no bedak, no moisturizer
Nah, setelah sekian lama mencari produk yang bener-bener pas, baru kali ini nemu yang bisa dibilang kelihatan efeknya dibanding yang lain.
Selain ringan, serum-serum ini bisa langsung meresap ke kulit muka dengan sempurna.
Sayangnya, karena kemarin berada dalam fase hamil, bedrest, dan harus -urgency- melahirkan, saya belum sempat rutin memakai semua serum ini sih. Jadi belum terlalu optimal hasilnya ke muka. Tapi flek hitam dan kantung mata sedikit berkurang memang setelah beberapa kali pemakaian.
After shower -bare- face
Oh iya, cara pemakaian serum-serum dari Swissvita ini gampang banget kok. Pertama pastikan kulit muka dalam kondisi bersih. Setelah itu aplikasikan Swissvita Micrite 3D All Use Serum di area muka dan leher (kecuali daerah mata). Kalau ingin ditambah Eye Cream/Wrinkle Serum/Anti-Spot, bisa diaplikasikan di spot-spot yang diinginkan atau sesuai dengan serumnya setelah pemakaian All Use Serum/Whitening Serum ya.
Gunakan secukupnya atau sekitar sebesar ukuran mutiara untuk sekali pemakaian dan semua serum ini bisa digunakan dua kali sehari saat pagi dan malam untuk hasil maksimal.
Swissvita ini aman ya digunakan untuk semua jenis kulit. Enak kan, gak harus ribet cari-cari yang cocok-cocokan lagi.

Harga

Oke, ini pasti bagian yang paling ditunggu. Apalagi kalau bukan harga, hehe.
Untuk paket Swissvita Micrite 3D All Use Series Pack ini adalah Rp. 750.000. Pricey? Memang lumayan mahal sih ya. Apalagi pertube-nya hanya berukuran 5gr.
Taapii, worth the price. Trust me! Terutama sih untuk Anti-Spot Serum dan Eye Cream yang udah saya cobain ya, hehe. Karena memang kebukti. Apalagi ternyata produk ini juga aman untuk bumil busui. Tahu sendiri kan, saat hamil dan menyusui itu saat-saat krusial yang kita pasti akan berfikir sejuta kali saat berniat mengaplikasikan skin care jenis apapun.
Bahkan kemarin juga sampai off dari segala skin care dan perawatan hampir 6 bulan saat hamil karena takut dengan bahan-bahan yang dipakai itu tadi.
Nah begitu ketemu sama Swissvita dari All Young ini jadi ketagihan. Moga-moga saja bisa niat nabung demi kelangsungan perawatan flek hitam dan kerutan di muka mamak ini, hehe. 
Oh iya, setelah beberapa hari ini sering kepoin webnya, ternyata Swissvita ini sering ada diskon loh di webnya. Bahkan diskonnya bisa sampai 50%! Seru banget kan. 

Nah, kalian juga bisa nih rajin kepoin web dan akun medsosnya ta buat dapetin harga spesial ini.

Kekurangan

So far sih nggak ada ya kekurangan dari Swissvita ini. Cuma sedikit minusnya adalah, dengan kemasan yang terbuat dari alumunium, kita harus ekstra hati-hati saat mengeluarkan krim dari tubenya. Kalau terlalu semangat, otomatis yang keluar bakal terlalu banyak. Bahkan kadang jadi kaya nggak bisa dikontrol. aApalagi kalau baru banget dibuka.
Overall sih, oke banget. Mau pakai lagi pokoknya. 

Bagaimana? Sudah ada bayangan? Atau mau langsung mencoba? Bisa langsung ke web dan media sosialnya ya, teman.
Line: @allyoungindonesia