Tuesday, March 24, 2020

Me Time ala Ibun: Nikmati Sensasi Mandi Parfum Bersama Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash


Apa yang paling diinginkan seorang ibu setelah lelah dengan pekerjaan yang tidak ada habisnya, rengekan anak-anak, kekacauan di rumah yang datang silih berganti, dan segudang kegiatan lain yang tidak bisa disebutkan dengan hitungan jari karena saking banyaknya?
ME TIME!!
Benar sekali. Hampir semua sahabat dan teman saya yang sudah menjadi ibu khususnya ibu rumah tangga pasti menjawab butuh "Me Time" meskipun hanya seminggu sekali, satu jam, atau bahkan cukup dengan 10-15 menit saja. Itu sudah mampu membuat mereka sangat bersyukur dan bisa me-recharge semangat mereka untuk kembali "bertempur" dengan segudang kegiatan.
Saya sendiri termasuk istri dan ibu yang, Alhamdulillah, banyak sekali mempunyai kesempatan untuk Me Time. Like almost everyday, hohoho. Suami saya tipe suami dan ayah yang "ringan tangan" soal urusan membantu pekerjaan rumah, apalagi anak pun pagi sampai sore ikut di rumah Utinya. Jadilah saya sangat longgar soal urusan Me Time ini. Kongkow sama teman atau tiba-tiba diajak klien meeting di coffee shop kesayangan, hayuk aja, hehe.

Me Time Singkat Ala Ibun

Lalu bagaimana dengan mereka yang susah mendapatkan waktu untuk Me Time dan waktu luang? Atau karena sekarang sedang ketika dunia dilanda pandemi Corona atau Covid 19 sehingga membuat banyak tempat wisata atau fasilitas publik dibatasi dan kita diminta untuk #dirumahaja dan melakukan Social Distancing? Boro-boro Me Time berjam-jam, bisa 10 menit lepas dari kegiatan rumah saja sudah bersyukur.
Nah, ini dia tips Me Time singkat ala Ibun yang mungkin bisa Moms pakai di sela-sela kesempatan yang ada ya:

1. Menikmati Makanan atau Minuman Kesukaan
"Me Time" pertama yang bisa Moms lakukan dalam waktu singkat adalah kuliner. Yup, makanan atau minuman kesukaan ini bisa banget dinikmati dalam waktu singkat bahkan kurang dari 30 menit. Bisa sekali dalam seminggu misalnya order makanan kesukaan dan dinikmati "sendirian", hihihi.

2. Nonton Film Favorit
Nonton film favorit juga bisa jadi salah satu agenda yang Moms lakukan ketika butuh Me Time. Apalagi dengan maraknya serial Korea, Moms bisa banget punya waktu Me Time dengan menikmati film-film ini ketika anak tidur atau bisa disambi ketika mereka bermain. Tapi jangan sampai lengah sama anak ya, Moms.

3. Perawatan Di Salon
Creambath, hair spa, atau facial bisa jadi pilihan ketika Moms ingin memiliku Me Time di sela-sela seluruh kegiatan. Untuk Me Time dengan pilihan perawatan diri ini bisa Moms lakukan ketika anak di sekolah atau meminta suami untuk gantian menjaga anak selama Moms perawatan ketika weekend.

4. Ngobrol Dengan Sahabat
One of my favorite Me Time things. Untuk saya pribadi ngobrol dengan sahabat di sela-sela kegiatan mengurus rumah dan pekerjaan bisa jadi Me Time yang efektif dan menyenangkan. Entah sembari ngobrol di coffee shop, di rumah, atau bahkan kadang bisa melalui media sosial. Asal jangan lupa waktu aja sih ya, haha.

5. Membaca Buku
Salah satu kegiatan favorit Ibun adalah membaca. Tapi bukan buku-buku berat penuh dnegan teori konspirasi atau filsafat atau sejarah sih ya, hehe. Tapi lebih ke buku-buku yang ringan dan menyenangkan seperti buku tentang Islam yang ditulis dengan apik sekali oleh Rifai Rif'an atau yang dibahas dengan unik oleh Cak Nun, novel anak 5 Sekawan dari Enid Blyton, sampai majalah Bobo, dan komik serial cantik atau Conan dan Doraemon. Ya karena butuhnya Me Time kan nggak mungkin ya baca buku yang malah bikin stress dan kudu mikir, hihihi.

6. Mandi Dengan Sabun Kesayangan
My most favorite, yet simple things I can do all the time. Menurut saya, mandi dengan sabun kesayangan adalah Me Time moment yang bisa dan sangat mungkin didapatkan oleh siapapun dan kapanpun. Bahkan untuk mereka para ibu dengan balita yang baru 5 menit masuk ke kamar mandi sudah diteriakin anak, hihihi.
Mandi dengan sabun kesayangan bisa jadi mood booster deh. Keharuman dan kelembutan si sabun benar-benar ampuh untuk me-recharge energi, meredakan segala penat, dan menambah semangat. Nah, saya sendiri pastinya punya dong beberapa sabun favorit. Biasanya sabun dengan aroma yang fresh, keharuman yang lembut dan awetlah yang jadi idaman saya. Mandi parfum kalo kalo saya bilang. Nope, ini bukan mandi dengan parfum ya. Saya nggak setajir itu, haha.

Semenjak kenal Vitalis Body Wash, saya bisa merasakan mandi parfum loh yaitu sensasi yang akan kamu rasakan ketika mandi dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash.
Serius, begitu pertama kali mencoba varian dari Vitalis ini, saya langsung jatuh cintaa. Harumnya beneran harum dan awet. Benar-benar berasa mandi dengan  parfume deh.That's why Vitalis Body Wash become one of my fav body washes.
Jadi, buat Ibun sih mandi parfum bersama Vitalis Body Wash ini benar-benar Me Time menyenangkan ketika himbauan #dirumahsaja benar-benar harus dupatuhi demi segera berakhirnya segala wabah Corona ini.


Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Vitalis adalah salah satu brand dinaungi oleh PT Unza Vitalis ini. PT ini adalah bagian dari Wipro Consumer Care & Lighting Group, salah satu produsen dan pemasar produk perawatan tubuh terkemuka di Asia Tenggara.
PT Unza Vitalis sendiri adalah produsen dari produk perawatan kulit dan tubuh serta fragrance dengan merk-merek yang sudah sangat familiar di kalangan konsumen Indonesia seperti Vitalis, Sumber Ayu, Izzi, Doremi, dll. Produk wewangiannya ada mulai dari parfum, EDT, body mist, body scent, sampai body spray. Harganya pun cukup terjangkau denngan keharuman  yang tahan lama dan mewah. Tidak salah jika akhirnya Vitalis menjadi salah satu produk yang laris dan jadi andalan banyak wanita dan menjadi leader di pasar female fragrance.
Karena itulah pada medio akhir tahun lalu, Vitalis memutuskan untuk meluncurkan body wash karena biasanya body wash itu identik dengan keharuman yang segar, memikat, dan tahan lama yang mana Vitalis sudah cukup ahli di bidang tersebut.
Ada 3 varian body wash yang diluncurkan oleh Vitalis, yaitu White Glow, Fresh Dazzle, dan Soft Beauty. Selain keharuman perfumed yang memikat dan tahan lama, seluruh produk body wash Vitalis ini dilengkapi dengan moisturizing sehingga mampu membuat kulit kita tetap lembut, halus, dan terjaga kelembabannya setelah mandi.
Penasaran bagaimana sensasi keharuman 3 varian body wash di atas? Yuk, disimak pengalaman saya mandi dengan Vitalis Perfumed Mositurizing Body Wash ini ya.

White Glow 

One of my favorite. Yup, dibanding ketiga varian yang dikeluarkan oleh Vitalis, nggak tahu kenapa jatuh cinta banget sama White Glow yang memberikan manfaat Skin Brightening ini. Varian sabun cair dengan kemasan berwarna pink ini buat saya sih wanginya paling pas dengan jenis wewangian favorit saya. Fresh dengan aroma wewangian yang bisa membuat semangat. Habis mandi tu rasanya jadi dobel energi deh pokoknya.
White Glow sendiri memiliki aroma fruity seperti Cherry dan Raspberry yang dilengkapi dengan wangi lembut dari Marshmallow dan Gardenia serta kombinasi Woody dan Suede sehingga membuat varian ini sungguh glamor dan long lasting.Varian ini juga diperkaya dengan esktrak Licorice dan Susu, loh. Inilah yang membuat White Glow mampu merawat kulit agar lebih bersih, segar, dan cerah.
Nah, ceritanya kemarin suami ikutan pakai White Glow ini untuk mandi. Tahu nggak sih, setelah dia selesai mandi, bawaannya pengen peluuuk aja, haha. Karena memang harumnya itu sooo damn good.

Fresh Dazzle 

Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang memberikan manfaat Skin Refreshing ini dikemas dengan warna hijau cantik. Fresh Dazzle dilengkapi dengan aroma harum Bergamot, Floral Bouquet, dan Musk Amber membuat varian ini memiliki keharuman yang elegan, feminim, dan juga tahan lama. Varian ini juga diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan Green Tea sebagai anti oksidant yang mampu membuat kulit kita semakin bersih, wangi, segar, dan terawat.
Cocok untuk kalian pecinta wangi bunga semerbak demi mendongkrak mood setiap pagi ketika harus berhadapan dengan segudang aktifitas.

Soft Beauty 

Untuk kalian pecinta keharuman yang lembut tapi segar, wajib banget deh pilih Soft Beauty ini. Varian Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang dikemas dengan warna ungu ini memiliki keharuman paling lembut dibanding varian lainnya.
Soft Beauty memiliki manfaat Skin Nourishing yang bisa membuat kulit kita makin halus, lembut, dan pastinya terawat dong ya. Varian ini memiliki aroma dari Fruity, Aldehydic, dan  dilengkapi dengan wewangian seperti Rose, Violet, dan manisnya Tonka Bean Sandalwood Premium. Soft Beauty juga dilengkapi dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E yang mampu menjaga kulit kita tetap kenyal, halus, dan lembut.

Nah itu tadi ketiga varian dari Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash yang wajib banget kalian coba, apalagi jika kalian adalah pecinta keharuman yang mewah, tahan lama, dan mempunyai sejuta manfaat seperti keharuman Vitalis ini ya. Yang jelas sih keharuman, sensasi parfum, dan manfaat dari ketiga varian Vitalis Body Wash ini mampu membuat aku semakin percaya diri dan bersemangat dalam melakukan aktifitas. Me Time ala Ibun dengan Vitalis Body Wash nggak pernah gagal pokoknya.

Monday, March 9, 2020

7 Tips Anti Panik Ketika Anak Terkena Demam (DBD)


Sebagai Ibu, kesehatan anak itu menjadi salah satu prioritas yang harus selalu diperhatikan. Apapun akan dilakukan orang tua demi melihat anaknya sehat, ceria, aktif, dan sehat.
Pun dengan saya. Mulai dari memberi asupan makanan yang sehat termasuk buah dan sayur, memberi multivitamin, memastikan asupan airnya cukup, sampai menjaga agar aktifitas anak tidak berlebihan dan memiliki waktu istirahat yang cukup.
Tapi kadang, ada banyak sekali faktor di mana imunitas anak mudah terganggu sehingga anak mudah terserang penyakit. Salah satu faktor yang paling nggak bisa dihindari adalah faktor cuaca. Sebagai negara dengan iklim tropis, musim hujan adalah salah satu musim yang pasti menghampiri Indonesia. Hujan adalah berkah, setuju banget. Tapi biasanya iklim yang cenderung lembab karena matahari jarang muncul membuat banyak virus penyakit dengan mudah bermunculan. Salah satunya dalah Demam Berdarah Dengue. Apalagi kalau di tempat kita tinggal banyak sekali air tergenang entah dari saluran got yang kurang lancar, kubangan air, atau wadah-wadah penampung air yang tidak pernah dibersihkan. Sarang ideal untuk para nyamuk penyebab demam dengue banget kan ini.
DBD sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang berasal dari nyamuk Aedes aegypti. Virus ini biasanya rentan menyerang anak-anak karena imun mereka yang masih lemah.
Pic: Dila Amalia on Prezi

Nah, kemarin Ibun itu mendapatkan banyak sekali informasi bermanfaat di web Pnduan Bunda seputar DBD ini. Mulai dari apa itu DBD, bagaimana gejala DBD  ringan dan parah, sampai penanganan DBD. Lengkap banget deh informasinya. Jadi untuk para bunda kalau mau tahu informasi lengkap seputar DBD, boleh langsung dibaca aja ya artikelnya.
Laluu, bagaimana kalau anak sudah terkena DBD? Nah, ini 7 Tips Anti Panik buat Bunda ya.

7 Tips Jitu Anti Panik Ketika Anak Terkena Demam dan DBD

Jangan Panik
Yup, yang paling pertama harus bunda lakukan adalah JANGAN PANIK! Semakin bunda panik, biasanya segala sesuatunya semakin nggak kekontrol. Jadi, jika anak tiba-tiba demam tinggi yang naik dan turun di musim hujan begini, jangan langsung panik dulu. Kuasai diri biar anak dan keluarga yang lain juga nggak ikutan panik.
Pantau Suhu Tubuh Anak
Sediakan termometer di rumah untuk selalu memantau suhu tubuh anak. Biasanya dokter memberi waktu kurang lebih 3 hari sebelum anak perlu dibawa ke rumah sakit atau dokter. Jadi selama 3 hari di rumah, selalu pantau suhu anak per 6 jam dan bila perlu buat catatan setiap kali bunda mengukur suhu tubuh anak
Berikan Penurun Demam
Salah satu obat yang harus selalu tersedia di rumah saya adalah penurun panas. Ya karena anak usia di bawah 5 tahun itu biasanya rentan sekali terserang demam. Jadi memang saya selalu menyediakan penurun panas untuk anak di rumah. Merk yang jadi andalah saya biasanya adalah TERMOREX sirup. Kenapa saya memilih termorex? Karena tanpa alkohol dan cocok buat anak saya sih ya, jadi saya jauh lebih tenang memberikan Termorex ketika anak demam tinggi.
Cegah Dehidrasi
Pastikan anak diberi asupan air/cairan yang cukup ketika demam. Nggak melulu harus air putih ya, Bun. Boleh sup, sirup, jus buah, atau apapun yang sekiranya nyaman untuk anak dan dia mau.
Kompres Bila Perlu
Ada beberapa anak yang biasanya tidak nyaman dikompres, seperti anak saya. Nah, kalau anak bunda termasuk suka dikompres, boleh sembari dikompres air hangat untuk menurunkan demamnya ya, Bun. Ingat ya, dengan air hangat. Jangan air dingin apalagi air soda gembira, hehe.
Berikan Makanan yang Cukup
Ini tantangan banget ya sebenernya, haha. Tapi yang jelas, meskipun anak susah makan, usahakan agar anak tetap cukup makan yang bernutrisi demi mencegah tubuh semakin drop. Makanan juga boleh apa saja selama anak doyan asal diimbangi dengan nutrisi yang tepat. Misal fried chicken dengan sup atau sayur bayam, dll.
Bawa ke Dokter
Langkah pamungkas. Bawa anak ke dokter jika dirasa demam anak semakin tinggi atau anak mengalami kejang dan muntah hebat. Atau setelah 3 hari observasi di rumah dilakukan dan anak tidak kunjung membaik, maka saatnya bunda membawa anak ke dokter ya.
Pic: Kesmas-id.com

Nah, itu tadi 7 Tips Anti Panik Ketika Anak Terkena DBD ala saya. Semoga bermanfaat ya, bunda. Jangan lupa, selalu jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar di musim hujan seperti ini. Pastikan tidak ada air menggenang, tidak ada tumpukan sampah, dan kuras bak mandi dengan rutin. Semoga anak kita terhindar dari yang namanya DBD ya, bun.
Untuk informasi lebih lengkap tentang Panduan Bunda, bunda bisa langsung cek di medsosnya, ya.
 -Instagram: @panduanbunda
- Facebook : https://www.facebook.com/panduanbunda/
- Official website https://www.panduanbunda.com
- Twitter : https://twitter.com/panduanbunda

Sunday, March 1, 2020

Gak Pake Drama ketika Anak Demam Bersama Hansaplast Cooling Fever Disney

Hansplast Cooling Fever Disney




“Hah, anak demam!!! Waduh, harus langsung ke dokter kayaknya nih! Eh atau dikasih kompres apa ya? Apa dikasih obat penurun panas dulu ya?”
Familiar nggak sih dengan kalimat-kalimat serba panik di atas, Bun? Pasti kan ya. Apalagi jika ketika anak kita terserang demam disertai dengan drama dan kerewelan tak berujung. Paniknya dobel dobel deh. 
Hal ini wajar sekali dialami oleh para Ibu ketika anaknya demam, pun halnya dengan saya. Meskipun ketika masa kehamilan saya membekali diri dengan banyak ilmu dan pengetahuan seputar pengasuhan anak termasuk penanganan ketika anak sakit dan demam tetap saja panik saat dihadapkan dengan kondisi anak demam dan rewel. Apalagi anak saya termasuk anak yang sulit dikompres.
Aaarrghhh!! Makin senewen deh saya.
Mas Akta ketika demam dan nggak mau dikompres. Sedih

Demam Pada Anak

Menurut web Hansaplast.co.id yang Ibun baca, demam adalah suhu tubuh yang meningkat dari suhu tubuh normal yaitu 37ºC. Demam itu sendiri sebenarnya adalah bentuk perlawanan atau proteksi tubuh. Penyebab demam sendiri sangat beragam bisa  dari serangan virus dan infeksi seperti flu, radang tenggorokan atau kondisi serangan virus lainnya, reaksi setelah anak mendapatkan imunisasi, paparan sinar matahari secara berlebihan, dan penyebab lainnya. Karena itulah penanganan demam pada anak harus disesuaikan dengan kondisi penyebabnya.
Meskipun biasanya tidak berbahaya, demam yang berlangsung lebih dari 3 hari, suhu tubuh lebih dari 39ºC, dan disertai dengan menurunnya daya tahan anak, mual atau muntah, berkurangnya nafsu makan, dll itu wajib diwaspadai ya, Bun. Dan wajib dibawa ke dokter jika masa observasi 3 hari di rumah kondisi anak justru semakin menurun atau lemas. Bahkan menurut dokter spesialis anak, suhu tubuh di atas 40ºC biasanya memicu timbulnya kejang pada anak.


Pertolongan Pertama Gak Pake Drama Ketika Anak Demam

Gak Pake Drama dengan Hansplast Cooling Fever Disney

Kalau dulu Ibun khawatir banget anak demam, sekarang sih sudah nggak ya. Setelah berguru kesana kemari, dari Timur sampai ke Barat, akhirnya bisa deh menaklukkan anak demam tanpa rewel dan drama.
Lalu bagaimana pertolongan pertama yang bisa kita lakukan ketika anak demam? Nah ini dia beberapa tips yang biasanya Ibun praktikkan di rumah.
1. Stay Cool dan PD dengan Pengetahuan Kita
Semakin panik orangtuanya, semakin senewen dan rewel pula anaknya. Trust me! Karena itulah saya biasanya pasang wajah dan tampang as cool as possible ketika anak demam tak peduli dunia menggoncang, haha. Pernah suatu ketika, saya sampai adu argumen dengan keluarga yang panik ketika anak saya demam tinggi sampai meminta saya melakukan hal-hal aneh berkaitan dengan “kebiasaan” orang dulu ketika anak mereka demam. Tentu saja saya menolak keras. Dan benar saja, ketika besoknya (hari libur) saya membawa anak ke IGD rumah sakit karena tidak tahan mendengar komentar keluarga, dokter jaga pun berkomentar “Kalau belum 3 hari, anak cukup diobservasi di rumah aja, mbak. Belum perlu dibawa ke dokter,” begitu terangnya di depan saya dan keluarga saya. Puas lah saya, hihihi.
2. Buat Anak Nyaman
PR banget! Di mana-mana yang namanya anak demam pasti disertai dengan rewel karena dia sedang berada di kondisi yang tidak membuatnya nyaman. Nah, di sinilah peran penting kita untuk berusaha membuat anak tetap nyaman dan aman. Berikan baju yang tidak terlalu tebal dan pastikan menyerap keringat dengan baik, buat tempat tidur senyaman mungkin misal dengan meninggikan posisi bantal, memberikan selimut tipis, memastikan ruangan tidak terlalu panas atau dingin, dan selalu siaga ketika anak membutuhkan kita. Kebetulan anak saya itu bukan tipe anak yang suka digendong ketika kecil, tapi ketika demam menyapa saya harus siap menggendongnya hampir 24 jam karena itu membuatnya nyaman dan bisa tidur lebih lama.
3. Kompres Dengan Hansaplast Cooling Fever Disney
Anak saya itu sangat anti kompres baik instan maupun teknik tradisional yang menggunakan handuk dan air hangat itu. Semenjak kecil, mengompres mas Akta butuh perjuangan dan lebih sering berakhir gagal. Meskipun dalam kondisi tidur karena obat, dia pasti sadar ketika saya memberikan kompres di dahinya.
Karena itu senang banget ketika #HansaplastID mengeluarkan kompres dengan karakter favorit anak yaitu karakter Disney Frozen dan Marvel Avenger. Ya gimana nggak, karakter Avenger itu adalah salah satu karakter kesukaan mas Akta banget.
Aktivitas mengompres anak ketika demam jadi #GakPakeDrama lagi deh.
Anak saya yang biasanya anti kompres apalagi mengunakan kompres instan itu sekarang malah excited begitu lihat kemasan Hansaplast Cooling Fever Disney Marvel Avenger kesukaannya. Saya justru kaget ketika kemarin waktu demam dia malah berbahagia melihat karakter Avenger kesukaannya dan bilang “Aku pasang sendiri kompresnya ya, Bun!”
Legaaaa… Padahal saya sudah mempersiapkan jurus cadangan kalau mas Akta drama lagi urusan kompres mengompres ini, hihihi.
Dan ternyata Hansaplast Cooling Fever ini mengandung peppermint dan wintergreen oil yang memiliki aroma menenangkan untuk anak. Tambah nyaman deh.
4. Pastikan Anak Cukup Cairan
Nah setelah urusan kompres beres, memastikan anak cukup cairan adalah pertolongan pertama lainnya yang bisa Bunda lakukan di rumah. Tidak harus air putih, cairan bisa didapatkan dari buah, jus, atau sup. Asupan apapun boleh diberikan selama anak nyaman dan aman untuk tubuhnya.
5. Berikan Penurun Panas
Untuk bayi di atas 3 bulan, paracetamol atau penurun panas bisa diberikan sesuai takaran yang tertera atau sesuai anjuran dokter ya, Bun. Lalu bagaimana untuk bai di bawa 3 bulan? Pastikan Bunda sudah berkonsultasi dengan dokter ya sebelum memberikan obat penurun panas pada bayi untuk mengurangi resiko efek samping.
Nah, itu tadi pertolongan pertama yang biasanya Ibun lakukan di rumah ketika anak mengalami demam. Dan jangan lupa ya, selalu pantau suhu tubuh anak menggunakan termometer dan bila perlu buat catatan tentang suhu tubuh anak ini. Jadi jika dalam 3 hari demam anak tidak kujung reda dan Bunda harus membawanya ke dokter, Bunda sudah memiliki catatan suhu tubuh anak selama di rumah.

Hansaplast Cooling Fever Disney

Oh iya, Bun, Hansaplast Cooling Fever Disney ini merupakan yang pertama dan satu-satunya plester penurun panas dengan karakter Disney loh. Dan karakter yang dipilih pun karakter kesukaan anak-anak yaitu Elsa dan Avenger. Dijamin anak-anak pasti suka ya. Bahkan plester penurun demam ini juga lembut dan aman untuk kulit sensitif. 
Pengalaman pribadi sih ya, waktu itu Mas Akta pernah menggunakan plester penurun panas dan setelah dilepas kulitnya agak kemerahan gitu, hiks. Padahal itupun merayunya dengan segala jurus dan tenaga agar dia mau pakai plesternya, hiks.
Dengan teknologi Advanced Hydro-Gel, Hansplast mampu memberikan kesejukan hingga 8 jam untuk membantu menurukan panas dan demam anak.
Kandungan dan cara pemakaian Hansaplast Cooling Fever
Menurut psikolog anak, Jovita Ferliana, M.Psi, di laman Hansplast.co.id gambar atau karakter favorit anak pada plester penurun panas Hansaplast bisa menjadi pengalih perhatian anak dari sakit demamnya. Bunda bisa mengajak anak untuk bercerita tentang karakter Frozen atau Avengers yang ada di Hansaplast Cooling Fever ini untuk membangun mood mereka.
Selain meredakan demam, Hansaplast Cooling Fever juga bisa membantu meredakan sakit gigi dan sakit kepala pada anak loh, Bun. 
Hansaplast Cooling Fever ini sudah bisa didapatkan dimana saja ya, Bun. Baik di apotek, supermarket, atau di e-commerce kesayangan Bunda. Selamat mencoba di rumah.
Mau tahu informasi lebih lengkap? Bunda bisa baca di Hansaplast Cooling Fever www.hansaplast.co.id atau bisa juga cari informasinya di media sosial Hansaplast ya.
IG : @Hansaplast_ID
Facebook : Fanpage @HansaplastID

Hansaplast Cooliing Fever Disney


The Baldys! Brand Ambassador Lemonilo Mie Instan, Langkah Awal Hidup Sehat

Mie Instan Lemonilo  Apa makanan kesukaan kalian? Yang enak dinikmati di segala suasan bahkan ketika hujan, selesai berenang, kempi...