Karya.KU Karya Keren dan "Mahal" Siswa SLB Alamanda Solo

Karya.KU SLB Alamanda Solo

Mendapatkan pendidikan yang sama dan setara sesuai kemampuan adalah hak semua anak. Tidak peduli seperti apapun kondisi mereka. Termasuk mereka anak dengan disabilitas.

Lalu apakah mungkin anak autisme dan down syndrome berkarya secara digital dan mampu mendapat manfaat internet yang tepat? Apakah mereka juga bisa beraktivitas tanpa batas di tengah segala keterbatasan seperti anak yang lainnya? Tentu saja sangat bisa.

Ini adalah gagasan luar biasa dari Mbak Wilis Palupi, salah satu guru di SLB Alamanda yang ingin anak-anak didiknya bisa mandiri secara finansial dan bisa berkarya untuk masa depan mereka. 

“Saya tu ingin sekali anak-anak bisa berdaya. Mandiri saja tidak cukup. Sehingga mereka harus bisa berkarya dan karya mereka harus dikenal dan dinikmati oleh banyak orang. Tapi saya tidak ingin karya mereka nanti dibeli hanya karena kasihan. Karena itulah saya berfikir keras kira-kira benda apakah yang bisa mewakili karya mereka secara elegan dan layak untuk dipakai orang lain,”

Meskipun sebenarnya skala prioritas orangtua saat ini lebih ke kemandirian anak tapi Mbak Wilis tidak ingin berhenti sampai di situ. Dengan alasan itulah beliau akhirnya berfikir keras bagaimana caranya agar anak-anak bisa mandiri dengan karyanya masing-masing untuk bekal mereka ke depan.

Dari kegundahan dan tekad itu lah tercipta karya-karya hebat dari anak-anak SLB Alamanda berupa karya gambar digital, ecoprint, shibori, melukis di talenan, dan lain-lain dalam satu rangkaian Karya.KU. 

Tote bag, salah satu Karya.KU dari SLB Alamanda Solo

Beberapa karya luar biasa yang kini juga diperjual belikan untuk umum melalui internet dan media sosial ini adalah karya gambar digital dengan media kaos untuk menampung gambar digital yang mereka hasilkan.

Yup, gambar-gambar digital luar biasa ini dihasilkan oleh anak-anak autisme yang bersekolah di SLB Alamanda.

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah satu kondisi di mana seorang anak mengalami gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan seorang anak untuk berinteraksi serta berperilaku. Dalam kondisi autisme, biasanya otak bekerja dengan cara yang berbeda dari orang lain. Autisme sendiri termasuk ke dalam kondisi disabilitas mental.

Dalam undang-undang No. 8 tahun 2016, penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Sedangkan menurut KBBI sendiri, disabilitas adalah ketidakmampuan atau adanya kekurangan baik fisik maupun mental sehingga menimbulkan keterbatasan untuk melakukan sesuatu. Arti lainnya dari disabilitas adalah keadaan tidak mampu melakukan hal-hal dengan cara yang biasa.

Lalu seperti apakah karya keren dan mahal dari anak-anak disabilitas di SLB Alamanda ini? 

Karya Gambar Digital dalam Karya.KU yang Keren dan Mahal dari Siswa SLB Alamanda Solo

SLB Alamanda Solo adalah salah satu sekolah luar biasa di Solo yang fokus pada pendidikan siswa berkebutuhan khusus dengan tujuan agar mereka mendapatkan kemampuan dan pengetahuan dasar.

Visi mereka adalah terwujudnya pelayanan yang optimal sehingga anak berprestasi, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan misi mereka adalah mengembangkan potensi yang ada pada anak dengan pembelajaran yang efektif dan efisien. Serta meningkatkan ketrampilan siswa dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berinteraksi dengan masyarakat.

SLB Alamanda juga merupakan sekolah luar biasa yang memiliki tenaga pendidik yang berkompeten namun juga memiliki hati dan jiwa pendidik yang luar biasa. Karena itulah, melihat murid-murid SLB Alamanda bisa berkarya adalah salah satu impian terbesar mereka.

Dengan visi misi yang selaras itu juga lah, banyak guru yang berusaha bagaimana caranya agar karya anak-anak ini bisa dikenal oleh masyarakat luas. Selain dengan pameran-pameran, mereka juga memaksimalkan manfaat internet di Indon eiabuntuk mempublikasikan karya anak-anak di media sosial.

Bermula dari Hari Menggambar Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei lalu, SLB Alamanda ikut menyemarakkan dengan menyajikan parade karya gambar Karya.Ku secara digital yang dituangkan ke dalam wadah yang bisa dinikmati banyak orang. Salah satunya adalah dengan menggunakan media kaos.

Aktivitas tanpa batas dalam Karya.KU

Seperti yang sudah disinggung Mbak Wilis di atas, dia ingin karya anak-anak ini tampil secara ekslusif, mahal, dan elegan. Karena tentu saja selain penggambarnya, proses pembuatan Karya.KU secara keseluruhan ini bukanlah proses yang mudah.

Membuat anak-anak autis dan down syndrome yang pada awalnya sangat kurang dalam penata laksanaan dini dan kemandirian hingga akhirnya mereka mampu berkarya denganmenggunakan media digital seperti HP dan tablet tentu saja adalah sebuah pencapaian yang luar biasa dan sangat patut diapresiasi.

“Saya maunya orang beli karena suka, Mbak. Bukan karena kasihan. Apalagi karya anak-anak ini keren, ekslusif, mahal, haha. Kaosnya saja kami pilihkan yang berkualitas. Nggak sembarangan,” jelasnya dengan sangat bersemangat.

Karya-karya gambar digital yang diberi judul Karya.Ku ini memiliki beberapa makna seperti KU yang berarti aku (bermakna individual) dan juga sekaligus akronim dari Karya Unik. Jika digabungkan, Karya.KU adalah karya individual anak dengan keunikannya masing-masing.

Selain karya digital, Karya.Ku terdiri dari beberapa produk keren lainnya seperti melukis pada media kanvas, melukis di talenan, mengecap di kain, shibori, ecoprint, dan yang sedang diupayakan adalah tulisan aksara jawa yang dihasilkan oleh salah satu siswa di Alamanda.

Squid Game karya ananda Nia SLB Alamanda

Beberapa karya gambar digital yang sudah bisa dipesan adalah:

  • At the Zoo dan Ayo Jalan-Jalan karya ananda Fatsun, yang sangat hobi mengoleksi mainan dan berhasil belajar menggambar dengan menggunakan HP dan juga tablet dengan sangat baik.
Ayo Jalan-Jalan karya ananda Fatsun
  • Pemandangan dan Our Transportation karya ananda Raditya, individu autistik yang sangat suka mendengarkan musk berbagai genre dan tentu saja menggambar baik secara digital maupun manual.

Our Transportation karya ananda Raditya

Manfaat Internet IndiHome Internetnya Indonesia untuk Memasarkan Karya.Ku dari SLB Alamanda 

Salah satu pertanyaan yang menggelitik saya ketika melakukan proses tanya jawab dengan Mbak Wilis adalah, “Apakah anak-anak ini mampu beradaptasi dengan internet, Mbak?”

Dan ternyata jawaban beliau sungguh di luar dugaan.

Menurut ceritanya, pandemi kemarin juga membawa dampak negatif bagi siswa di SLB Alamanda. Proses belajar yang harus terhenti membuat mereka yang sudah mulai akrab menggunakan gadget dan internet jadi kecanduan.

Karena itulah ketika para siswa kembali ke sekolah, salah satu poin yang kembali para guru upayakan adalah agar para siswa ini kembali mendapatkan manfaat internet yang tepat. Yaitu mengembangkan karya mereka dan menambah wawasan mereka melalui internet yang sehat.

Apalagi saat ini mau tidak mau, semua hal terkoneksi dengan internet. Bahkan ada beberapa siswa autisme di Alamanda yang juga sudah mampu belanja secara online. 

Karena itulah, harapan para guru di Alamanda adalah anak-anak bisa dan mampu meggunakan internet secara tepat sasaran sehingga kelak bisa menjadi sarana bagi mereka untuk hidup lebih mandiri. Karena tentu saja, internet sebagai sarana bagi mereka yang disabilitas pada khususnya merupakan salah satu bukti manfaat tak terbatas internetnya Indonesia. 

Selain itu, para guru di SLB Alamanda juga menggunakan internet secara aktif untuk memasarkan Karya.Ku agar dikenal lebih luas.

Ya, seperti yang kita tahu, manfaat internet bisa didapatkan dengan maksimal jika kita juga memilih provider dengan jaringan yang luas seperti IndiHome dari Telkom Indonesia.

IndiHome Internetnya Indonesia

IndiHome (Indonesia Digital Home) adalah salah satu produk layanan dari Telkom Indonesia yang berupa paket layanan komunikasi dan data berupa telpon rumah, internet, dan layanan TV interaktif.

Ada banyak keunggulan kenapa banyak sekali yang akhirnya memilih dan berlangganan IndiHome di rumah atau kantornya seperti:

  • Layanan telpon rumah yang jernih dan bonus bebas menelpon selama 1000 menit. 
  • TV interaktif yang memiliki banyak fitur seperti Playback, Pause, and Rewind; TV Storage untuk menyimpan tayangan favorit; TV on Demand untuk menayangkan acara favorit hingga 7 hari sebelumnya, Video on Demand untuk memilih dan mengontrol program video yang ingin kita tonton; Karaoke untuk menghilangkan segala kepenatan.
  • Dan layanan internet fiber yang cepat, stabil, tahan terhadap cuaca, andal, dan canggih yang hingga saat ini terus berupaya memberikan koneksi dengan kualitas terbaik.
IndiHome juga hadir dengan pilihan internet hingga 300Mbps yang bisa digunakan hingga 30 perangkat sekaligus. Dan IndiHkme Internetnya Indonesia juga dilengkapi dengan aplikasi myIndiHome yang bisa didownload dengan mudah di Google Play Store maupun App Store.
myIndiHome dari Telkom Indonesia

Dengan menggunakan aplikasi ini, segala transaksi bisa dilakukan dalam satu genggaman. Bahkan, jika ada komplain atau aduan, kita bisa melakukannya melalui aplikasi IndiHome ini loh.

“Pokoknya saya tu pengen Karya.Ku makin dikenal luas sama orang banyak. Salah satunya ya lewat internet. Semakin banyak yang kenal, maka saya percaya karya anak-anak juga akan semakin berkembang pesat,” ucap Mbak Willis menutup percakapan kami malam itu.

Ah, semoga semesta ikut mengamini ya, Mbak. Semoga karya gambar digital dan Karya.KU lainnya dari anak-anak hebat dengan autis, down syndrom, dan segala disabilitas lainnya di SLB Alamanda bisa semakin dikenal luas dengan IndiHome dari Telkom Indonesia ini ya. 

Penasaran mau lihat karya gambar digital dari ananda Fatsun, ananda Raditya, atau Karya.KU dari siswa SLB Alamanda Solo lainnya? Gampang, langsung saja kunjungi media sosial Alamanda ya. Untuk IG Karya.KU sendiri ada di @karya.karyaku yaa.

Tenang, kalau pakai IndiHome, Internetnya Indonesia sih pasti dijamin sat set gak pake lelet deh kalau mau intip-intip foto dan karya keren siswa SLB Alamanda di sana.




Source

https://kbbi.lektur.id/disabilitas

 https://www.gerakinklusi.id/politik/uu-8-2016-penyandang-disabilitas

 https://m.liputan6.com/disabilitas/read/4352490/5-kategori-disabilitas-menurut-uu-no-8-tahun-2016

https://slbalamanda.blogspot.com


Tidak ada komentar