Tuesday, August 11, 2020

Aplikasi BAPER, Daftar Kontrol dan Rawat Jalan di RS Pandanaran Boyolali Jadi Lebih Mudah

 


Daftar Rawat Jalan Lebih Mudah Dengan Aplikasi Antrian Baper di RSUD Pandan Arang Boyolali

 

 

“Pak, mau daftar kontrol bisa?” tanya saya waktu itu pada security di RSUD Boyolali.

“Umum atau BPJS, mbak?” jawabnya seraya bertanya balik.

“BPJS, Pak.” sahut saya sambil menahan kekhawatiran.

“Oh, maaf, mbak. Antrian BPJS jam segini sudah habis. Kalau mau umum. Ini antrinya sudah dari pagi tadi, mbak. Ada yang dari setelah Subuh malah,” jelasnya panjang lebar dan membuat saya bengong.

Apa???!!! Dari Subuh??!!! Lalu saya harus berangkat jam berapa dari rumah? Pikir saya kalut.

Memikirkan kondisi kehamilan dan ketakutan saya.

Ya, waktu itu, 2 tahun yang lalu, saya mengalami pendarahan cukup hebat dan harus segera ke dokter. Qadarallah, kejadiannya terjadi di hari Minggu. Saya sudah ke klinik bersalin sampai ke IGD RSUD Boyolali tapi karena tidak ada dokter kandungan yang tersedia. Jadilah mereka meminta saya kembali di hari Senin atau sekalian opname.

Dan ketika pagi hari Senin saya kembali, ternyata saya sudah tidak bisa mengantri untuk kontrol menggunakan BPJS karena sudah kesiangan (waktu itu sekitarjam 8.30).

Tidak pernah terpikirkan kan ya, saya harus antri dari Subuh hanya untuk mengantri ke dokter.

Lalu kenapa saya tidak menggunakan umum saja? Had no idea at all at that time. Panik.

Karena pikir saya, saya kontrol ke RSUD dan berencana minta observasi kehamilan lengkap kalau perlu opname jadilah hanya menggunakan BPJS yang terpikir dalam otak saya.

Akhirnya? Saya berkeliling 3 kota (Boyolali, Solo, Sukoharjo) dan 1 klinik, 4 rumah sakit karena hari itu banyak dokter yang cuti karena ada simposium di luar kota.

Dan ternyata, kejadian antri dari pagi buta demi bisa kontrol menggunakan BPJS tidak hanya terjadi di RSUD saja, tapi juga banyak di rumah sakit lain.

Bahkan sampai ketika saya menulis ini (tahun 2020) antrian dari Subuh itu masih terjadi. Itu saya tahu dari obrolan saya dengan beberapa pasien yang sedang rawat jalan di beberapa poli seperti poli THT dan poli Dalam.

Beruntunglah akhirnya RSUD Pandan Arang Boyolali ini mengikuti perkembangan jaman dan menggunakan sistem digital untuk hampir semua prosesnya. Termasuk pendaftaran bagi pasien rawat jalannya dengan menggunakan aplikasi BAPER. Baper?? What the?

 

Aplikasi Pendaftaran BAPER (Booking Antrian Periksa)

BAPER ini adalah singkatan dari Booking Antrian Periksa. Jadi bukan baper bawa perasaan karena kamu ditinggal dia ketika lagi sayang-sayangnya ya #ehem.

Baper ini adalah aplikasi berbasis android yang bisa dengan mudah di-download oleh pengguna smartphone dari playstore dengan gratis.  



Aplikasi yang mengintegrasikan BPJS dan Administrasi Kependudukan ini dapat digunakan oleh pasien rawat jalan untuk mendaftar dari mana saja dan kapan saja dengan jauh lebih mudah dan fleksibel. Jadi pasien tidak perlu lagi datang dari subuh atau pagi buta untuk mendapatkan no antrian periksa. Mengutip dari laman Boyolali.go.id, aplikasi Baper ini memudahkan pasien mulai dari proses pendaftaran, melihat jadwal dokter, memantau antrian pasien, sampai tracking antrian obat bisa dilihat dari aplikasi Baper ini.

Lantas bagaimana dengan pasien yang tidak memiliki smartphone atau tidak bisa mengakses aplikasi ini? Pasien masih bisa melakukan pendaftaran melalui no whatsapp seperti yang dilakukan sebelumnya atau bisa dengan datang langsung ke rumah sakit untuk melakukan proses pandaftaran dengan menggunakan no rekam medik.

Yang jelas sih, menurut pengamatan saya pribadi sebagai pasien di RSUD Pandan Arang Boyolali adanya aplikasi ini sangat membantu dan memudahkan saya untuk melakukan booking atau pendaftaran.

Hanya saja, sayangnya sosialisasi dari penggunaan aplikasi Baper ini menurut saya masih kurang maksimal dan optimal. Di awal penggunaan aplikasi, sistem ini sempat menghebohkan para pasien karena mereka baru tahu di hari itu sistem pedaftaran dirubah. Apalagio rata-rata pasien di RSUD ini adalah lansia yang berumur 50 tahun ke atas yang tentunya asing dengan penggunaan smartphone.

Saya sendiri juga belum pernah melihat adanya banner atau spanduk sosialisasi penggunaan aplikasi ini di sekitar rumah sakit. Jadi biasanya, petugas jaga di meja pemindaian atau security lah yang menginformasikan langsung ke pasien yang baru datang atau bagian Customer Service yang memberikan brosur pada pasien yang bertanya soal Baper.

Beberapa kali saya ditanya oleh pasien yang heran karena saya datang setelah mereka tetapi mendapat no antrian awal soal sistem pendaftaran ini.

Akhirnya dengan senang hati saya menjelaskan tentang aplikasi Baper ini pada mereka dan “ngojok-ojoki” mereka agar kontrol selanjutnya ganti melalui aplikasi Baper ini saja.

Di hari saya menulis ini, saya juga baru “mengedukasi” seorang Ibu yang mengeluh beliau sudah datang dari pagi tapi mendapat antrian lebih lama dibanding yang datang belakangan. Dengan senang hati saya menunjukkan aplikasi Baper dan mengajarkan beliau bagaimana cara menggunakannya.

Dan sepertinya mereka benar-benar memilih untuk menggunakan aplikasi ini untuk mendaftar. Karena di minggu ini saya mendaftar di hari dan jam yang sama, sudah mendapat antrian no 14.

padahal sebelumnya selalu di no awal.

 

Daftar Rawat Jalan Lebih Mudah Dengan Aplikasi Antrian Baper

Lalu bagaimana sih cara mendaftar atau booking antrian dengan menggunakan aplikasi Baper ini? Nah, silakan disimak ya cara-cara di bawah ini:

1. Unduh aplikasi BAPER melalui playstore

 


Yup, yang pertama kali harus kalian lakukan adalah mengunduh aplikasi BAPER dari playstore ke smartphone kalian.

Ketik saja BAPER di aplikasi, nanti akan muncul aplikasi berlatar warna hijau dengan gambar stetoskop membentuk lambang cinta.

2. Daftarkan Identitas Diri atau Sign Up

 


Setelah mengunduh aplikasi ini ke smartphone kalian, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan diri di aplikasi Baper dengan menyertakan nama lengkap, email, dan no telpon, dan password. Setelah semua terisi klik register. Kalian bisa langsung melakukan proses booking antrian setelah akun selesai dibuat.

3. Membuat Booking Antrian

Setelah akun selesai dibuat, kalian bisa langsung membuka aplikasi untuk melakukan booking antrian atau kalian bisa klik log in dengan menggunakan email/no telpon dan password yang didaftarkan sebelumnya jika sudah keluar/log out dari aplikasi Baper.


 

Klik kolom BOOKING ANTRIAN, Pilih Jenis Pasien (Pasien Lama atau Pasien Baru), Cari Nomor Rekam Medik (masukkan no rekam medik dan tanggal lahir), klik Lanjutkan, kemudian kalian akan sampai di laman Booking Antrian Online




Di sini kalian diminta untuk mengisi Jenis Penjamin (BPJS atau UMUM), Tanggal Kunjungan, Poli (klik dibagian search/cari untuk mencari poli yang kalian tuju), Dokter, lalu lanjut ke bagian paling bawah klik BUAT KODE ANTRIAN

Setelah proses selesai, kalian akan mendapatkan Kode Booking dan Nomor Urut antrian periksa seperti contoh di bawah ini. Nah, seperti yang tertera di app, saya mendapat antrian no 14.


 

4. Masukkan Kode Booking di Komputer Bagian Pendaftaran



Pada hari yang sudah kalian tentukan, kalian bisa langsung memasukkan Kode Booking pada komputer-komputer yang telah tersedia untuk proses Check In dan mencetak kartu check in kalian.

Konter yang berisi komputer-komputer untuk check in, terdapat di sisi kiri pintu masuk ruang poli. Biasanya ada petugas yang stanby membantu pasien untuk proses ini. Terutama pasien baru.


 

Setelah proses Check In selesai, kalian bisa langsung ambil no antrian baru khusus untuk cek tensi dan setelahnya bisa langsung antri di poli masing-masing. Selesai!!!

 

Nah itu tadi step by step atau langkah-langkah mendaftar rawat jalan dengan menggunakan aplikasi BAPER di RSUD Pandan Arang Boyolali. Bagaimana? Jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan mendaftar melalui whatsapp dan harus pagi-pagi buta datang ke rumah sakit kan?

Kelemahannya? Sebenarnya menurut saya aplikasi ini sudah sangat membantu para pasien dalam proses pendaftaran online. Masalah hanya akan timbul jika tiba-tiba aplikasi error atau Kode Booking kalian tidak keluar di aplikasi. Lantas bagaimana? Kalau sudah begini, kalian terpaksa mendaftar offline di pagi hari atau melalui whatsapp dan sediakan waktu karena biasanya kita akan mendapat no antrian paling belakang dibanding yang sudah antri online.

Selamat mencoba aplikasi BAPER ini dan rasakan manfaatnya ya. Semoga aplikasi ini bisa terus ditingkatkan dan lebih masif lagi penyebaran informasi/sosialisasinya kepada pasien dan calon pasien khususnya di RSUD Pandan Arang Boyolali.

25 comments:

  1. Lebih praktis ya sekarang kalau mau rawat jalan daftarnya melalup aplikasi. Nama appnya unikbanget BAPER.
    Jaman digital semuanya harus beralih juga ya untuk kecepatan layanan juga

    ReplyDelete
  2. di mana-mana ya ternyata kalau antrean BPJS tuh harus dari subuh. Waktu tante saya sakit juga begitu. Nah harusnya ada aplikasi begini. Karena kasihan juga lah kalau antre dari subuh hanya untuk ambil nomor

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. Baru tahu aku kalau ternyata harus dari subuh antrinya. Kalau udah jam 8 udah kehabisan slot BPJS

      Delete
  3. Canggih dan kekinian banget ya RSPA Boyolali ini. Untuk kontrol pasien dan keperluan lain bisa melalui aplikasi Baper. Namanya cukup menggelitik ya, BAPER alias bawa perasaan hihihihi :D Praktis banget deh. Semoga rumah sakitnya makin sukses dan aplikasi ini sangat membantu para pasien aamiin.

    ReplyDelete
  4. Aplikasinya sangat membantu ya..
    Biar g baper nunggu antrian lama pas di rs, hehe

    ReplyDelete
  5. Duh singakatannya BAPER hehe.. namanya mudah banget diingat jadi kalo ingat RSUD Pandan Arang Boyolali jadi ingat aplikasi BAPER deh.. semudah itu ya cek cek tentang layanan kesehatan di RSUD Pandan Arang Boyolali melalui aplikasi BAPER

    ReplyDelete
  6. Lucu namanya ya. yang bikin/desan aplikasi ini juga cerdas bikin namanya jadi mudah diinget. Jadi kalau dulu mesti ngantri suuh-subuh padahal dapat panggilannya ga tau jam berapa sekarang lebih jelas ya. Suka kasian liat keluarga pasien dari jauh pada lesehan nunggu panggilan. Apalagi kalau ada yang udah sepuh. Rasanya hatiku terpotek, Mak

    ReplyDelete
  7. Wah aplikasinya memudahkan kita untuk daftar tanpa harus capek ke RS pagi-pagi ya, lebih hemat tenaga dan waktu. Keren nih rumah sakit Boyolali

    ReplyDelete
  8. Nama aplikasinya menarik..BAPER bikin orang tertarik mengulik.
    Tentang antrain RS ini, jadi ingat sama orang tuaku di Kediri, Keduanya 81 dan 75 tahin, penderita diabetes..jadi mesti rutin kontrol ke RS. Dan kakakku cerita dia dari Subuh ngantrinya..duh, kebayang deh. coba kalau ada aplikasi serupa pasti lebih simpel ya

    ReplyDelete
  9. Ini aplikasi berlaku nasional ya, mba?

    Btw, aku juga baru tahu lho ada aplikasi BAPER ini.

    Kebetulan hubby, punya jadwal kontrol satu bulan sekali di rumah sakit.

    Boleh juga nih, dieksekusi.

    ReplyDelete
  10. Nama aplikasinya unik banget, BAPER hehehe. Layanan booking untuk kontrol di RS ini bermanfaat banget. Jadi nggak perlu menghabiskan waktu lama untuk nunggu di RS.

    ReplyDelete
  11. Sudah tahun 2020 tapi masih ada antrean dari Subuh kok aku sedih ya :(
    Aplikasi Baper ini jadinya lumayan membantu ya mbak? Emang bikinan rumah sakitnya ya? Skrng soalnya emang banyak RS yang daftar2nya pakai aplikasi.
    Walaupun Baper ini mungkin blm banyak yang pakai krn kyknya kurang sosialisasi aja. Semoga makin banyak yang menggunakan ya :D

    ReplyDelete
  12. Kalau sudah ada aplikasi Baper ini lebih mudah ya .. jangan sampai kejadian antrean itu ya sampai pindah-pindah rumah sakit.

    ReplyDelete
  13. Itulah pentingnya inovasi ya, Mbak. Membuat masyarakat lebih Ya Alloh, antre dari Subuh. Ngga kebayaang. Perjuangannya sungguh luar biasa, Mbak.

    ReplyDelete
  14. Wah namanya gaul euy : BAPER. Tapi teryata bermanfaat banget ya untuk orang lain.Karna nggak perlu antri lama untuk daftar :)

    ReplyDelete
  15. Dari shubuh???? wow!! Aku juga nih sekarang disini klo mau kontrol dokter, selalu daftarnya via online. Jadi sampe RS udah gak perlu nunggu lama lagi.

    ReplyDelete
  16. Nah iya, aku tuh dulu kesel antrian rumah sakit ama dokter kok nggak manusiawi gitu. Bikin yang sakit jadi tambah sakit aja. Enak nih kalau ada aplikasi kayak gini

    ReplyDelete
  17. Wah, enak nih kalau bisa antri via aplikasi. Di Jakarta kalau mau ke puskesmas pun harus antri dari ba'da subuh, Mbak, buat ambil nomor. Hampir semua faskes kayak gitu. Jadi cenut-cenut saya kalau mau pakek BPJS. Semoga BAPER segera berkembang di berbagai faskes ya. Ngarep banget.

    ReplyDelete
  18. Aplikasi yang bagus yaa...membantu pelayanan menjadi lebih cepat dan jadi gak berlama-lama di Rumah Sakit.

    ReplyDelete
  19. Jadi mudah dan simple ya Mbak kalau mau daftar ke rumah sakit menggunakan BPJS. Nggak Baykal gondok lagi habis antrian.

    ReplyDelete
  20. Wohooo Baper yang ini mah beda jauh sama Baper yg Ono hahaha..keren banget neng Boyolali wes nggunakke aplikasi gawe antri yo mbak.

    Bener banget seandainya g pakai antrian di aplikasi harus datang jam berapa dan bisa jadi ga ketahuan mau diperiksa jam berapanya karena harus mengalahkan pasien2 lain ya

    ReplyDelete
  21. Waah memudahlan sekali ya Mbak aplikasi BAPER ini. Jadi nggak perlu antri subuh subuh lagi ya. Sangat membantu buat yg antri BPJS

    ReplyDelete
  22. Hehe aplikasi yg gak bikin paber karena gak lagi kudu antre sejak subuh. Kalau di pasuruan, jumlah pasien rawat jalan kian menipis sebab banyak yg takut ke rs. Pandemi begini...

    ReplyDelete
  23. Ga dimana2 yaa yg namanya antrian BPJS pasti dr subuh.. xixixi.. di Depok juga gitu. Btw itu nama aplikasinya lucu banget sih? BAPER. Mgkn tau kali yaa kalau antri dokter itu emang bikin Baper... haha

    ReplyDelete
  24. Aku kira BAPER kebawa perasaan wkwk. Nama aplikasinya ada ada ya tapi bikin gampang ingatnya sih karena familiar. Memudahkan jadi ga antri ya

    ReplyDelete

Ricis Bikin Pengumuman: Anniversary Lemonilo. Bagi-Bagi Brompton dan Iphone loh!

Siapa yang lagi berusaha diet tapi masih pengen makan mie?Hah?!! Emang bisa? Emang ada mie sehat buat jaga pola makan? Nah, bisa tiru carany...