Saturday, November 2, 2019

Danone Open Doors, 100 Tahun Berdirinya Danone



Hari Senin lalu saya dan beberapa rekan dari blogger dan media mendapat undangan luar biasa utuk berkunjung ke PT. Sarihusada yang terletak di Desa Kemudo, Klaten, Jawa Tengah. Tentu saja saya nggak mungkin melewatkan kesempatan ini dong ya. Karena biasanya saya cuma bisa memandang dari kejauhan dan membayangkan kaya apa ya suasana di dalamnya jika melintas di depan pabrik ini. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya medapat kesempatan bergabung di acara Danone, tapi baru kali ini saya mendapat kesempatan berkunjung langsung ke PT. Sarihusada.
Eh, Danone kok Sarihusada? Lalu apa hubungannya? Bukannya Danone tu yang punya Aqua ya?
Yup, betul banget. Ternyata Danone itu memiliki banyak sekali bidang usaha, termasuk Sarihusada Generasi Mahardika atau yang kita kenal dengan sebutan SGM ini.
Nah, kali ini kami para blogger dan media berkesempatan mengunjungi PT. Sarihusada dalam rangka acara Danone Open Doors.

Danone Open Doors Dalam Rangka Merayakan 100 Tahun Berdirinya Danone

Danone Open Doors ini ternyata diadakan dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Danone. Wah keren ya, bayangkan sebuah usaha bisa tetap berdiri kokoh dan masih akan terus berkembang dalam rentang usia sepanjang ini. Padahal banyak kan ya usaha-usaha kelas dunia yang kita tahu tumbang satu persatu akhir-akhir ini.
Karena itulah, dalam rangka merayakan 100 tahun kiprahnya sebagai pelopor di industri makanan, minuman sehat, dan nutrisi medis di dunia, Danone menyelenggarakan Danone Open Doors di 120 negara termasuk Indonesia.
Nah, di Indonesia sendiri Danone Open Doors diadakan di 9 pabrik yang tersebar di beberapa lokasi termasuk salah satunya di pabrik yang lebih dikenal dengan sebutan Sarihusada Prambanan ini.
Lihat garis kuning? Itulah jalur khusus pejalan kami di PT Sarihusada

Setelah berkumpul di JEC, kami dijemput dengan bis untuk menuju ke lokasi. Begitu memasuki kawasan pabrik, bis kami dihentikan oleh pihak keamanan yangn memberikan beberapa pertanyaan kepada kami seputar apakah sudah memakai sepatu dan apakah ada dari kami yang membawa kacang. Nah loh?! Saya agak heran waktu itu. Kenapa jadi kacang yang ditanyain kan ya, hehe. Kalian penasaran juga? Nanti saya ceritain ya, hihihi.
Memasuki kawasan pabrik, saya terkagum-kagum dengan pemandangan dan situasi sekitar. Super adem dan hijau! Pohon-pohon tumbuh dengan rindang dan subur, rumput-rumput ditata dengan indah dengan taman-taman yang tak kalah cantik. Berasa mau piknik ke kebun wisata deh pokoknya.
Begitu turun dari bis (yang dikawal dan diantarkan ke lokasi pertemuan oleh security wanita), saya makin kagum dengan udara yang cukup sejuk di hari yang lumayan terik seperti kemarin.
“Jalannya di dalam garis kuning yang sudah disediakan ya.” ucap bapak security ketika kami bergerombol turun dari bis. Sempat shock juga dan mikir, ribet amat ya. Kaya di stasiun aja harus ada di dalam garis kuning, hahaha.
Setelah duduk cantik dan menikmati kudapan yang juga cantik, akhirnya acara Danone Open Doors pun dimulai.
Acara ini dibuka oleh Bapak Delta Deritawan, Manufacturing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, yang bercerita banyak soal Danone dan PT. Sarihusada.
Danone sendiri memiliki dua divisi yaitu Danone Waters dan Danone Specialized Nutrition. Untuk Danone Specialized Nutrition sendiri memiliki beberapa produk andalan yang sudah dikenal luas masyarakat seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal, dan nutrisi medis. Produk-produk ini dbuat dengan standar tinggi dan penelitian yang tidak main-main karena Danone ingin memastikan produk yang mereka hasilkan benar-benar berkualitas.
Untuk memastikan produk mereka terjamin kualitasnya, pabrik Sarihusada telah memiliki berbagai sertifikasi di bidang quality & food safety seperti ISO 9001 dan ISO 17025 dari International Organization for Standardization serta FFSC 22000 dari The Foundation Food Safety System Certification. Bahkan untuk memastikan kehalalan produknya, pabrik Sarihusada juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia. Jadi jelas halal dan thoyib ya seluruh produk mereka ini.
Untuk mendapatkan produk yang berkualitas, ada banyak sekali standar yang harus dipenuhi dan dijaga oleh PT Sarihusada. Beberapa di antaranya adalah pentingnya keselamatan kerja dan lingkungan yang lebih baik.
“Di pabrik ini kami memiliki misi 1000 Dreams, yang menunjukkan komitmen kami sebagai satu tim yang solid dan terpercaya dalam mengembangkan produk dengan kualitas tinggi serta menerapkan prinsip zero accident, zero defect, dan zero waste.” ucap Bapak Delta lebih lanjut.
Bahkan PT. Sarihusada sudah melampaui hampir 3000 hari kerja atau sekitar 8 tahun tanpa ada kecelakaan kerja. Selain itu, pabrik ini juga mendapatkan apresiasi dan sertifikasi dari dalam dan luar negeri mengenai ketaatan dan prestasi mereka soal keselamatan kerja ini. Keren nggak sih?
Pantas saja ya tadi sampai jalur pejalan kaki pun dibuatkan tersendiri. Bahkan sampai zebra cross untuk penyebrang jalan pun disediakan loh. Mobil yang masuk ke kawasan pabrik pun hanya boleh melaju di kecepatan 20KM/jam. Pabrik ini juga memiliki tempat khusus untuk memajang foto karyawan dengan keluarga di rumah yang menyertakan pesan-pesan keselamatan, dengan harapan si karyawan semakin aware dengan keselamatana kerja karena ada keluarga yang menunggu di rumah. Jadi memang harus benar-benar mengutamakan keselamatan ya.
Oh iya, lalu apa hubungannya denga kacang yang ditanyakan di awal tadi?
Nah, seperti yang kita tahu, di luar sana ada banyak sekali orang yang alergi dengan kacang. Karena itulah, menurut Pak Delta, kawasan pabrik Sarihusada memang benar-benar harus steril dari segala pemicu alergen karena khawatir tercampur dengan produknya yang akhirnya bisa memicu alergen dari pengguna produk SGM.
Jadi paham deh kenapa tadi security-nya nanyain apakah kami ada yang membawa kacang, hehe.

PT. Sarihusada dan Kepedulian Lingkungan

Ketika ingin ke kamar mandi, saya melintasi sebuah danau buatan yang keren dan bersih sekali. Sempat bengong juga, ini beneran ya ada di kawasan pabrik, haha. Biasanya kan pabrik itu cenderung gersang, panas, kotor, kumuh, dan semacamnya. Tapi di sini nggak ada deh pemandangan serupa itu. Semuanya serba hijau, sejuk, bersih, dan tertata rapi.
Pabrik Sarihusada memang sangat berkomitmen ingin ikut menjaga lingkungan hidup minimal di mana tempat mereka berada. Dengan luas pabrik yang mencakup 150.000 m2 ini, 2/3 areanya adalah kawasan hijau terbuka.
Danone yang memiliki visi One Planet One Health percaya bahwa kesehatan manusia dan kesehatan bumi itu sangat terkait. Apa yang kta makan dan minum ikut menentukan akan jadi apa dunia yang kita tinggali ini kelak. Karena itulah, Danone berusaha sekuat tenaga menciptakan kawasan pabrik yang hijau, ramah lingkungan, dan minim sampah.
Zero Plastic Waste di Sarihusada Prambanan Factory

Ada banyak sekali kepedulian yang telah dilakukan di sini misalnya pengelolaan limbah melalui metode reuse effluent di mana hasilnya digunakan untuk menyirami area taman hijau, penggunaan Compressed Natural Gas sebagai bahan bakar yang berhasil mereduksi O2 sebesar 10,12 ton/tahun, pemanfaatan kertas bekas dan wadah air mineral bekas yang di-recycle menjadi tempat tisu dan pot tanaman, menghimbau karyawan untuk menerapkan prinsip zero waste dan tidak melakukan food waste, membagikan ribuan tumbler untuk karyawan, dll. Bahkan setelah berhasil menekan jumlah sampah hasil produksi, Sarihusada juga berkomitmen untuk menuju pabrik dengan zero waste dan sedang mengupayakan membuat wadah kemasan produk yang benar-benar ramah lingkungan dan mudah diurai. Kebayang kan kerennya mereka. Di saat saya masih gojag gajeg mau hemat ini itu dan mengurangi sampah plastik, mereka sudah berlangkah-langkah lebih maju dalam hal kepedulian lingkungan. Salut!
Pemanfaatan kemasan air mineral untuk pot tanaman

Jadi jangan heran ya mereka juga benar-benar melarang karyawan dan tamu melakukan food waste yaitu membuang sisa makanan yang kita ambil. Kewajiban untuk menghabiskan makanan yang telah diambil atau jangan ambil sama sekali sangat dipatuhi oleh karwayannya. Di kantin pun diberi tulisan dalam bentuk mural yang super keren soal himbauan untuk tidak membuang makanan ini loh.
Tahu sendiri kan, Indonesia itu adalah salah satu negara penyumbang sampah makanan terbesar, hiks.
Atas upaya tersebut, pabrik Sarihusada Prambanan ini mendapatkan penghargaan PROPER untuk kategori Hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati. Super!!!!

Factory Visit di Pabrik Sarihusada Prambanan

Dengan mengenakan rompi dan topi khusus, kami diajak dan dipandu oleh Bapak Syarif untuk berkeliling ke sebagian area pabrik. Mulai dari klinik kesehatan, kantin, pabrik utama, sampai ke gudang.
Bersiap menjelajah kawasan pabrik Sarihusada (SGM) Prambanan

Fasilitas Penunjang Karyawan

Untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan karyawan, pabrik Sarihusada menyediakan berbagai fasilitas penunjang yang luar biasa. Mulai dari klinik, fitness area, sepeda, sampai kantin yangn semuanya bersih dan rapi.

And you know what? Kliniknya itu keren banget menurut saya sih. Gimana nggak, selain fasilitas penunjang kesehatan seperti dokter, apotek, dan ruang kontrol, klinik ini juga memiliki fasilitas ruang pijat dan Nursery Room. Yup, ruang menyusui yang nyaman dan bersih. Meski saya belum menemukan kulkas di dalamnya, Pak Sayrif mengatakan ruangan ini biasanya digunakan untuk pumping para ibu menyusui.
Nursery room PT Sarihusada Prambanan

Psst, ternyata pabrik Sarihusada sangat peduli loh dengan karyawan terutama karyawan perempuan. Bahkan mereka memberikan cuti 6 bulan untuk cuti melahirkan dan pendampingan dengan pihak ahli seputar pendampingan fisik, psikis, sampai nutrisi ibu dan bayi. Tujuan utamanya sih untuk menghindarkan Ibu dari terkena Baby Blues atau PPD setelah proses melahirkan.
Pabrik ini juga memberikan cuti 10 hari kepada karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan. 10 jempoooll buat Danone dan Sarihusada. Benar-benar peduli dengan keselamatan karyawan baik di dalam dan di luar pabrik ini mah.
Kemudian kami diajak berpindah ke kantin dan fitness area. Yang jelas super bersih dan minim sampah pokoknya deh.

Area Pabrik dan Laboratorium

Di sini kami diajak untuk melihat bagaimana proses pembuatan susu dilakukan. Sebenarnya sih kami sudah masuk ke area packing ya, haha. Oh iya, karena ini adalah kawasan rawan kecelakaan, maka penggunaan gadget dan kamera dilarang di sini. Artinya kami harus benar-benar fokus dengan keselamatan masing-masing dan menikmati acara
Setelah proses blending (pencampuran susu dengan mineral dan zat yang dibutuhkan) selesai, susu akan dimasukkan (filling) ke dalam kemasan alumunnium foil, packing kardus, dan kemudian terakhir ditata di sebuah kardus besar sebelum akhirnya diangkut dalam beberapa tumpukan menuju gudang.
Di sini ada banyak sekali alat super canggih dan besar yang dengan cepatnya melakukan proses filling dan packing.
Lalu bagaimana kalau tertukar atau tercampur? Misalnya susu varian 0-6 bulan tercampur dengan varian 1-3 tahun.
Menurut Pak Syarif, alat-alat ini selain canggih, mereka juga pintar. Jadi alat-alat ini sudah didesain sedemikian rupa untuk menghindari adanya error. Setiap kali ada produk yang tidak sesuai dengan kode produksi hari itu, otomatis mesin akan berhenti berproduksi. Bahkan, ada juga mesin yang bisa memindai terjadinya kebocoran kemasan loh. Kemasan-kemasan yang dianggap tidak sesuai ini nanti akan masuk ke kantong khusus yang kemudian akan dicek oleh tenaga ahli untuk ditindak lanjuti.
Setelah itu kami diajak masuk ke area kantor dan gudang. Setelah melewati kantor bapak pimpinan  yang sangat apik dan sederhana, kami melewati beberapa ruang meeting dan ruang staf, lalu masuk ke area packing dan gudang.
Forklift-forklift hilir mudik dengan sangat teratur memindahkan kardus-kardus yang berisi susu ke tempat yang sudah disediakan.
Oh iya, susu-susu ini diletakkan menurut area yang sudah ditentukan ya. Jadi petugas forklift akan meletakkan tumpukan karton sesuai dengan tanggal produksi. Tujuannya? Agar susu yang diproduksi lebih dulu otomatis keluar juga lebih dulu.
Selanjutnya kami menuju ke Pusat Riset dan Inovasi Nutrisi SGM atau laboratorium. Untuk bisa memasuki kawasan ini, kami diharuskan memakai disposable lab coat dan shoe cover. Tujuannya agar kebersihan dan kesterilan lab tetap terjaga tentunya. Di sinilah segala proses riset dilakukan. Mulai dari penentuan layak atau tidaknya bahan baku, layak atau tidaknya susu yang sudah diproduksi, sampai area sensory test di mana susu-susu diuji cobakan kepada para tester yang terjamin qualified indera perasanya.
Jadi setelah susu melalui proses packing, akan ada beberapa sampel acak yang diambil untuk diuji apakah sudah memenuhi standar SGM dan aman dari segala bakteri. Kalau sampai ditemukan bakteri dalam sampel-sampel tersebut, maka seluruh hasil produksi yang puluhan ton itu akan dianggap produk gagal dan tidak boleh didistribusikan. Super ketat ya, haha.
Sudah cocok jadi ahli riset belum? Pict: manda

Eniwe, saya kok jadi penasaran. Kira-kira Sarihusada berniat membuka lowongan sensory test untuk umum nggak ya. Kan lumayan bisa kerja di tempat sekeren itu.
Setelah selesai berkeliling di lab, kami pun kembali ke gazebo di mana acara diadakan. Oh iya, untungnya sih kami sudah dijemput bis ya. Nggak kebayang kalau harus jalan kaki kembali ke gazebo, haha.
Setelah makan siang dan berbincang-bincang, akhirnya acara pun selesai. Belum puas sih sebenarnya. Berharap saya 10 tahun lebih muda dan bisa ngelamar kerja di sana bahkan. Beneran kagum sama pabrik yang merupakan fasilitas Danone SN terbesar di dunia ini lah.
Happy 100th years, Danone! Keep your good works, semoga bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan yang lain soal keselamatan kerja, kepedulian terhadapa karyawan dan lingkungan, dan benar-benar bisa mewujudkan zero waste di seluruh aspek hasil produksinya ya. Siapa tahu Danone juga terinspirasi membuat kemasan botol ramah lingkungan kan setelah ini. Super proud to have a time with Danone.
One Planet, One Health! Bravo!

26 comments:

  1. Enak yach........ emak emak jalan jalan terus aku ikut dong

    ReplyDelete
  2. Ikutan seneng nyimak perjalanannya dan ceritas SCR Sari Husada Mak. Bagus2 ya programnya :)

    ReplyDelete
  3. wow wow wooooww
    pasti aku bakal 'ngowoh' dan terkagum2 bngt nih lihat pabriknya
    sungguh amaziiing banget!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  4. Kalau diundang lagi, aku nggak nolak. Betah banget di Sarihusada. Selamat ultah Danone, semoga makin memberi manfaat pada masyarakat.

    ReplyDelete
  5. Jadi kepengen melihat lingkungan Sari Husada yang asri.

    Wih udah 100 tahun, ya. Kalp manusia mungkin sudah masuk fase bijaksana.

    ReplyDelete
  6. Aku pernah ke sini Mak pas acara SariHusada, asli kagum banget karena kecanggihan dan kebersihannya...mereka peduli banget ya masslah lingkungan..sampai bagi Tumbler..

    ReplyDelete
  7. Kepedulian Danone terhadap kebersihan lingkungan patut diacungi jempol. Ternyata dari dalam lingkungan pabrik juga diterapkan prinsip untuk zero waste ya ke karyawan.

    ReplyDelete
  8. Bekerja dengan aman dan selamat serta menghasilkan produk yang bermanfaat. Sebuah budaya yang bagus nih di lingkungan pabrik Danone. Keren, bisa dapat banyak ilmu langsung

    ReplyDelete
  9. jadi divisi danone itu ada air dan nutrisi yak. waah jd tahu dan makin suka produk danone kalau udah ikutan visit ke dalam pabriknya

    ReplyDelete
  10. dalemnya cakep banget ya mba pabriknya.. aku cuma sering melintas di jalan Solonya saja, blm pernah masuk ke dalamnya. Mbak, klo yang Sari HUsada yang depan SMA 8 juga itu dipake produksi nggak to?

    ReplyDelete
  11. selalu suka sama campaign dari Danone yang sungguh peduli dengan lingkungan. Keren deh emang

    ReplyDelete
  12. Asyik banget ya kalau pabrik ada danau segar begini. Man sistemnya bersih dan ramah lingkungan lagi

    ReplyDelete
  13. Acaranya seru banget ya kak ini.. Bisa melihat langsung ke pabrik nya sarihusada ini.. Bener2 nambah wawasan serta insight baru..

    ReplyDelete
  14. Duuh mupeng banget main Pabriknya Sarihusada, kapan aku bisa diundang kesini.. Btw, Danone sudah lama sekali ya mbak berdirinya semoga kedepannya makin tambah keren

    ReplyDelete
  15. Wah udah ter sertifikasi dengan baik ya makanya kuliatis produksinya bagus, belum lagi konsennya tentang lingkungan juga patut diapresiasi

    ReplyDelete
  16. Mau Juga ini sebenarnya kunjungan ke Danone fasilitasnya lengkap bust karyawan Dan bikin betah bersih lagiy mba,,,

    ReplyDelete
  17. Danone udah lama juga ya berdirinya. Aku pernah ke Pabrik Sarihusada waktu itu, hijau2 banget kay abukan pabrik terlihat asri

    ReplyDelete
  18. wah seru. diriku juga pernah mampir ke pabrik sarihusada. waktu itu acara mombassador sgm. Suka dengan lingkungan yang bersih dan hijau

    ReplyDelete
  19. Aku juga pernah ke pabrik Danone bareng Sarihusada wkt itu, tapi gak bisa masuk. Gede bgt ya pabriknyaa..

    ReplyDelete
  20. Seru sekali mba bisa ke pabriknya Sarihusada. Fasilitas lengkap dan yang penting mensejahterakan karyawannya. Salut mereka kasih karyawan perempuan cuti melahirkan sampai 6 bulan, sampai dikasih segala pendampingan setelah melahirkan. Beruntung banget ya karyawan di sana.

    ReplyDelete
  21. Ya ampun secanggih itu ya peralatan pabriknya? Sampai bisa deteksi kalau ada kesalahan dan mesinnya langsung berhenti biar kesalahannya nggak berulang. Kereeen, benar-benar dipikirkan yaaa.

    ReplyDelete
  22. Ternyata Danone sudah 100 tahun ya. Makin keren ya. Aku pernah sekali ke pabrik Sarihusada, memang keren disana ya

    ReplyDelete
  23. Wah asri kayaknya ya ada danau buatan di kantor danone. Jadi nyaman deh ya kerja di danone.

    ReplyDelete
  24. Di semua lini usaha Danone selalu menunjukkan kualitasnya. Tak hanya itu kepeduliannya akan masyarakat dan lingkungan selalu juara. Bravo Danone

    ReplyDelete
  25. aku sudah lama nggak ikut acara blogger yang kunjung-kunjungan pabrik begini
    seru banget sih, jadi pengen lagi juga
    Dan mari bersama menjaga bumi kita

    ReplyDelete
  26. Daku sudah dua kali ke pabrik Sarihusada ini, tapi tetap saja penasaran, karena sekalu ada yang baru di teknologinya, apalagi sejak Danone bergabung.

    ReplyDelete

Danone Open Doors, 100 Tahun Berdirinya Danone

Hari Senin lalu saya dan beberapa rekan dari blogger dan media mendapat undangan luar biasa utuk berkunjung ke PT. Sarihusada yang terle...