Sunday, March 24, 2019

Saloka Theme Park, Wahana Bermain Terbesar di Jawa Tengah


Pesisir Saloka Theme Park

Yeay!!! Jawa Tengah punya wahana bermain tematik terbesar. Nggak harus jauh-jauh ke Jakarta atau Jawa Timur lagi deh kalau mau have fun sama keluarga atau sahabat..
Yup, please meet Saloka Theme Park. Wahana bermain yang sudah dibuka sejak Desember tahun 2018 kemarin.
Kemarin kami para blogger dari Solo mendapatkan kehormatan untuk menjajal seluruh wahana dan kuliner yang ada di Saloka. Siapa juga yang kuat menolak. Meski awalnya sudah berniat mau cancel karena kondisi badan yang kurang fit, tapi akhirnya tetap memilih untuk datang.
And you know what?! Nyesel !! nyesel deh kalau kemarin nggak jadi ikutan, hihihi. Seru banget soalnya.
Saya dan beberapa teman berangkat dari Solo sekitar pukul 09.00 melalui pintu tol Kartasura dan sampai di pintu keluar tol Tingkir kurang lebih pukul 09.25.
Cepat sekali? Yass, kami pun sempat kaget. Kami pikir even melalui jalan tol masih akan memakan waktu lebih dari 30 menit. Apalagi dengan pemandangan yang super duper keren, membuat perjalanan kami sama sekali tidak terasa. Nah, jadi untuk kalian yang berniat ke Saloka melalui tol, sudah ada gambaran ya berapa lama perjalanan kalian akan berlangsung.

Saloka Theme Park

Blogger Solo at Saloka Park, Tuntang, Semarang

Salah satu pemandangan yang saya nikmati ketika melintas menuju ke barat adalah sekitaran Rawa Pening. Danau dengan background gunung dan bukit yang indah. Dulu,setiap kali melintasi jalan ini ketika mudik lebaran, saya pasti langsung pasang mata di jendela karena tidak ingin melewatkan pemadangannya. Nah, kemarin saat melintas jalan ini lagi, saya tertarik dengan pemandangan warna-warni di sebuah wahana. Saloka Theme Park namanya.
Saloka memang terletak di Tuntang, Semarang. Lahan yang dahulunya adalah kolam renang dan rumah makan dengan pemandangan perkebunan tempat saya biasa liburan itu kini telah menjelma menjadi the biggest theme park.
Nama Saloka sendiri berasal dari  nama Ki Hajar Salokantara, ayah dari Baru Klinting yang legendanya sangat terkenal di Rawa Pening.
Sampai di Saloka, kami langsung menuju area parkir. Ada dua area parkir di sini. Area VIP dan area umum. What makes different? Area parkir terletak di depan pintu masuk Saloka. Sedangkan parkir umum terletak di area timur dengan jarak cukup jauh dari pintu masuk.
“Wahh, jalan lumayan jauh ya ini mah.” ucap kami waktu itu.
Tapi kekhawatiran kami tidak terwujud, pemira. Karena apa? Karena ada fasilitas shuttle car yang disebut Wira Wiri untuk menjemput dan mengantar para pengunjung yang parkir di area ini. Awesome!!
Buat saya sih ini keren banget. Setidaknya kami bisa menghemat tenaga sebelum mengeksplorasi seluruh wahana di dalam kan ya.
Wira Wiri di Saloka Park

Setelah berkenalan dan berbincang dengan pihak Saloka di salah satu kafe, kami masuk ke area wahana bermain. Oh iya, di sini ada larangan membawa makanan atau minuman dari luar. Jadi setiap pengunjung yang masuk harus melalui pemeriksaan tas terlebih dahulu. Jika membawa makanan/minuman, harus dititipkan di loker penitipan dan bisa diambil setelah kita selesai bermain.
Tapi jangan khawatir, makanan di sini sangat-sangat reasonable harganya. Penasaran? Nanti saya review di part khusus makanan Saloka ya.
Kembali ke Saloka, setelah melalui pemeriksaan kami menyerahkan tiket di pintu masuk. Nanti akan ada petugas khusus yang memberi cap kepada setiap pengunjung.
Fyi, staf di Saloka itu super ramah loh. Jadi jangan kaget jika setiap kali bertemu dengan staf di beberapa titik mereka akan menyapa kalian dengan ramah.

Wahana Bermain di Saloka Theme Park

As I told you, Saloka ini adalah wahana tematik terbesar di Jawa Tengah. Jadi wahana Saloka terbagi ke dalam beberapa area.
Menurut Mbak Ika, Saloka ini diibaratkan sebuah pulau lengkap dengan pesisir dan beberapa bagian di dalamnya. Penasaran dengan area-area di Saloka? Nah, ini dia penjelasan lengkapnya.

1. Pesisir

Area pesisir ini dimulai dari lokasi pembelian tiket, Pasar Seni Saloka, Lumbung Ilmu Galileo, Taman Galileo, Arena Jejogedan, Kafe Jenju, Kapal Jenju, sampai ke wahana Cakrawala.
Dari sekian banyak ini yang sempat saya coba adalah Cakrawala, hihihi. Sebenarnya sih penasaran sama area Jejogedan, apalagi sejak kecil saya hobi sekali menonton air mancur menari di Monas. Tapi karena terkendala waktu dan Jejogedan saat itu hanya tampil ketika malam, saya terpaksa melewatkannya, hiks. Semoga lain waktu bisa kembali kesini.
Cakrawala Saloka Park
Baiklah, ini cerita saya ketika mencoba wahana Cakrawala. Super seru!
Setelah melewati lika liku kejamnya kehidupan, eh salah, lika liku jalur antrian, sampailah saya di depan wahana. Demi keamanan dan kenyamanan, 1 kabin/gondola hanya boleh diisi oleh 4 orang pengunjung saja. Karena mendung sudah semakin tebal, staf penjaga cakrawala menyampaikan bahwa mesin akan dimatikan jika hujan dan penimpang akan diturunkan.
Cakrawala Saloka Park Tuntang
Dan benar saja, pemirsaaa!! Hujan turun ketika kami hampir mencapai titik tertinggi Cakrawala, huhuhu. Tapi ada kejadian lucu. Karena panik, Kak Sigit hampir saja berdiri melihat ke bawah. Untung saja sempat dicegah. Meskipun akibatnya gondola kami bergoyang cukup kencang. Jadilah kami ketakutan (sekaligus tertawa terbahak-bahak) dan berpegangan erat ke besi di tengah gondola.
Setelah langit kembali terang dan seluruh kabin/gondola dikeringkan, kami kembali menaiki Cakrawala. Masih penasaran kan.
Benar saja, pemandangan yang kami dapat ketika kabin kami mulai naik dan berada di puncak ketinggian sungguh luar biasa. We were thrilled looking at the view
Pemandangan dari ketinggian di Cakrawala Saloka Park
Gunung, jajaran bukit, Rawa Pening, dan warna-warni dari wahana-wahana bermain di Saloka benar-benar jadi kombinasi yang luar biasa. Masya Allah banget lah pokoknya. Kebayang nggak sih kalau pas sunset ada di situ. Pasti bakal dobel kece! You must try, peeps. Trust me!
Super view at Saloka Park. Pict taken from Cakrawala

2. Balalantar


Bagian selanjutnya dari Saloka adalah Angon Ingon, Resi Waringin, Kumbang Layang, Agrowisata Ijo Royo-royo, Jamur Apung, Safari Bocah, Adu Tangkas, dan Adu Nyali. Oh iya, Saloka ini sebenarnya masih dalam tahap pembangunan. Jadi memang ada sebagian wahana yang belum bisa dinikmati. Rencananya Saloka akan resmi Grand Opening pada bulan Juni nanti. Pengennya sih kesini lagi, soalnya penasaran sama wahana Gonjang Ganjing (semacam arung jeram) dan kereta yang relnya sih sudah dibangun mengelilingi Saloka.
Resi Waringin, Pohon ajaib yang bisa berbicara
Di Balalantar ini saya mencoba wahana Jamur Apung, Safari Bocah, dan Adu Nyali.
Jamur Apung
Yup, sesuai namanya, Jamur Apung ini adalah wahana perahu apung berbentuk jamur. Kalian akan dibawa berlayar menyusuri sungai kecil dengan pemandangan ala Negeri Kurcaci. Keren banget sih. Cuma saya sarankan jika kalian mudah mabuk kendaraan, untuk tidak menaiki wahana ini. Karena apa? Karena perahunya yang kadang berputar sendiri oleh arus buatan lumayan membuat kami pusing, haha. But worth the pain. Suka banget sih sama pemandangannya.
Jamur Apung Saloka Theme Park
Safari Bocah
One of my favs!
Seru bangeet ini tuh. Jadi ini adalah wahana berbentuk mobil antik berwarna-warni yang berjalan di atas rel yang mengelilingi kebun bunga dan sekaligus bersebelahan dengan sungai dan area Jamur Apung tadi. Jadi dobel deh pemandangannya.
Bunga-bunga warna-warni, rumah kurcaci, sungai, dan Jamur Apung menemani perjalanan kita di Safari Bocah.
Safari Bocah Saloka Park
Adu Nyali
Uji Nyali Saloka Theme Park.  Bangunannya sih keren banget, dalemnya? Serem parah
No more!!!!! Kzl lah pokoknya, haha.
Jadi awalnya kami berlima berencana masuk ke dalam wahana adu nyali ini. Tapi karena dua teman saya ketakutan, jadilah saya dipaksa masuk bersama Kak Sigit dan Mas Iswan.
Awalnya sih saya sudah menolak. Tapi karena dipaksa, jadilah saya masuk sambil menggandeng mereka berdua.
Sepanjang jalan? Lebih banyak meremnya daripada meleknya, haha. Pokoknya saya manut sama mereka dan sibuk teriak-teriak doang, hiks.
Tapi saya sempat melihat beberapa spot yang bikin jantung berdebar, berdebar lebih kencang, seperti genderang mau perang (hayo, siapa yang baca sambil nyanyi? Hihi).
Ada replika kantung mayat terbalik lengkap dengan darahnya, pintu-pintu berlumur darah, dan layar yang gambarnya super mengagetkan, hiks.
Bodohnya kami, padahal sudah ada pintu emergency, bukannya keluar di sini saja tapi kami Kak Sigit memilih tetap ikut jalur yang tertera.
Sampai luar? Saya super lega dan mereka berdua tampangnya nggak karuan karena kecapekan, haha.
Muka stress dan kecapekan sekaligus lega setelah sukses keluar dari Uji Nyali, haha

3. Segara Prada

Segara Prada kelak akan diisi Gonjang Ganjing dan Kedai Daimami. Jadi, sambil makan kalian akan bisa menyaksikan deburan arus super kencang dan teriakan orang yang sedang menikmati wahana Gonjang Ganjing. Super seru kan? Setiap kali ada wahana yang memiliki arung jeram, saya wajib mencobanya. Nggak peduli badan basah, soalnya pasti keren banget, haha. Makanya penasaraaan sama Gonjang Ganjing ini, hiks. Apalagi nanti akan ada Zulu, terowongan gelap dengan bebatuan besar di kanan kirinya.
Semoga nanti bisa main kesini sama keluarga ketika wahananya sudah lengkap semua kan ya.

4. Kamayayi

Area Kamayayi ini sebenarnya khusus dibuat untuk anak-anak. Wahana seperti Polah Bocah (arena olahraga dan eksplorasi yang didesain khusus untuk anak), Kupu-Kupu (taman yang dipenuhi kupu-kupu), Pinguin (wahana igloo dan kano), Tata-Titi, Senprat-Semprot, Komidi Kuda Laut, sampaia Teko Teko ada di sini.
 
Salah satu wahana di Kamayayi Saloka Park
Seru banget nih kalau suatu saat bisa mengajak Mas Akta main di sini. Bakalan super happy dia.

5. Ararya

Berpindah ke area Ararya, area terakhir di Saloka. Di bagian ini ada Rimba Cafe, Paku Bumi, Bengak-Bengok, Kolam Bebek, Senggal-Senggol, Lika-Liku, Obat-Abit, dan beberapa wahana yanga akan hadir.
Rimba Cafe
Salah satu sudut di Rimba Cafe
Sesuai namanya, cafe ini didesain sedemikian rupa hingga menyerupai hutan. Ada dedaunan, beberapa replika binatang, dan dihiasi dengan interior batang dan ranting kayu dengan pemandangan sawah dan Rawa Pening. Super keren!
Kayaknya bakal seru banget deh menikmati malam sambil ngopi di sini.
Lika-Liku
Favorit!
Wahana semacam roller coaster dengan tempat duduk berbentuk gerbong kereta kayu terbuka ini beneran wajib kalian coba pokoknya. Soalnya itu seru banget. Dan nggak sampai kebalik-balik kok badannya, hehe. Jadi masih cukup aman untuk anak-anak.
Lika Liku Saloka Theme Park
Meski sempat dikerjain sama stafnya tapi ketagihan, haha.
Waktu itu hanya kami berempat yang berani menaiki wahana ini. Sebagian teman-teman menonton dan memvideokan kami. Danakarena keisengan si mas penjaga, kami sampai menaiki wahana ini 3 kali, haha. Seru sih, apalagi bisa teriak-teriak sepuasnya di sini, hihihi.
Senggal-Senggol
Senggal-Senggol Saloka Park
Dulu, sebelum bisa nyetir, wahana ini sangat saya hindari. Apa sebab? Ya bingung aja antara gas sama setirnya, haha. Tapi sekarang ketagihan. Di mana ada wahana ini, saya wajib mencobanya.
Seru banget. Areanya cukup luas dan smooth banget mobilnya. Pedal gas dan setirnya nyaman banget digunakan untuk bermain. Karena waktu itu cuma ada saya Kak Ditya dan istri, jadilah kami bisa puas berputar-putar di area ini. Bahkan bisa ngebut dan menikung tajam tanpa bertabrakan, haha. Kurang sih sebenarnya satu putaran, tapi karena sudah sore jadilah saya sudahi, hiks.
Obat Abit Saloka Park
Bengak Bengok Saloka Park
Saat saya lewat, ada salah satu pengunjung yang berteriak histeris ketakutan ketika menaiki wahana ini. Mendengarnya saja saya sudah merinding, mual sekaligus seram membayangkannya, haha.

Paku Bumi Saloka Park

Fasilitas Umum di Saloka

Salah satu hal penting yang wajib ada di sebuah publik area adalah fasilitas. Mulai dari jumlah sampai kondisinya. Apakah bersih, apakah mencukupi, apakah lokasinya strategis, dan semacamnya.
Untuk Saloka sendiri, fasilitas umum yang disediakan menurut saya cukup lengkap. Mulai dari resto dengan makanan enak (harga terjangkau), ATM center, Wira Wiri/shuttle car, Informasi, Klinik Kesehatan dengan nakes berpengalaman, Loker, Informasi Kehilangan, Toilet Difabel, Mushola, sampai Ruang Laktasi ada.
Kemarin memang mushola masih kami rasa kurang karena lokasianya yang cukup jauh dan tentu saja sudah kami sampaikan kepada pihak manajemen.
Mushola, laktasi, dan ada sudut smoking area di Saloka Park
Untuk kamar mandi super bersih dengan fasilitas lengkap dan staf penjaga yang ready di lokasi. Mudah-mudahan sih kebersihan ini bakal tetap terjaga meski nanti Saloka sudah semakin ramai dipadati pengunjung ya. Karena buat saya pribadi, kebersihan fasilitas umum ini sangat-sangat penting dijaga demi kenyamanan para pengunjung.
Oh iya, berbicara tentang fasilitas difabel, ini juga sangat diperhatikan dengan baik misalnya saja fasilitas jalan untuk pengguna kursi roda yang dibuat bersisian dengan tangga terdapat di banyak beberapa titik yang sekiranya memang dibutuhkan. Keren kan!
Waktu kemarin kami diperlihatkan video Company Profile, saya juga melihat akan ada banyak titik fasilitas laktasi untuk ibu menyusui. Terharu! Sebagai pejuang ASI, tentunya ini adalah salah satu fasilitas penting bagi kami selain mushola dan kamar mandi. Hanya saja saya belum sempat menengok seperti apa keadaan dan kondisinya. Semoga sih nyaman banget ya.
Karena saya pernah menemukan satu fasilitas laktasi yang super nggak nyaman di sebuah mall di Solo. Sudah lokasinya di pojok belakang, jauh dari kamar mandi, tanpa tempat duduk yang nyaman, tidak ada fasilitas seperti tisu dan wastafel. Sedih.
Buat saya pribadi sih, public space yang memanjakan pengunjungnya dengan fasilitas yang bersih dan lengkap itu patut mendapatkan apresiasi dan sangat layak dikunjungi berulang kali. Ini berarti owner dan manjemennyamenghargai dan memanusiakan manusia dan mengerti akan kebutuhan para pengunjung, bukan hanya mencari keuntungan semata.
Nah, saya sudah menemukan beberapa kelebihan fasilitas ini di Saloka. Termasuk juga staf mereka yang ramah dan selalu menyapa pengunjung (dan bisa membantu kami mengambil gambar dengan angle yang super kece, haha).
So, keep your good work, Saloka!

Tiket Masuk dan Jam Operasional Saloka

Bahas fasilitas sudah, nah sekarang mau bahas jam operasional dan biaya tiket masuknya nih.
Jam operasional:
Senin - Jumat : Rp. 120.000,-│10.00 WIB - 18.00 WIB
Sabtu - Minggu : Rp. 150.000,-│10.00 WIB - 20.00 WIB

Mau piknik kesini bareng rombongan? Tenang, ada harga spesial kok. Dengan minimal 25 peserta kalian akan mendapatkan potongan harga yang cukup lumayan. Dan potongan masih akan bertambah jika rombongan kalian berjumlah minimal 100 orang. Berapa besaran potongannya? Bisa langsung hubungi Saloka ya.

Jejogedan Show
Senin - Jumat : 14.00 WIB, 17.00 WIB
Sabtu - Minggu : 14.00 WIB, 17.00 WIB, 19.00 WIB
khusus Jejogedan ini paling keren kalau disaksikan saat malam hari sih memang. Karena saat malam, shownya dikengkapi dengan lampu laser yang akan menambah keindahan ai air mancur. Penasaran kaaan? Sama,saya juga, haha.
Jejogedan atau air mancur menari di Saloka Park. Pict by: Mas Anggara


Nah, itu tadi cerita keseruan kami menjajal wahana bermain di Saloka Theme Park. Bagaimana? Kalian mau mencoba juga? Boleh langsung datang ke Saloka ya. Oh iya, untuk kalian yang terkendala kendaraan pribadi, jangan sedih. Saloka ini letaknya super strategis kok. Dilewati berbagai jenis transportasi umum seperti bis jurusan Solo-Semarang dan kalian bisa langsung berhenti tepat di depan gerbang masuk Saloka.
Jangan takut tersesat ya. Karena setiap pengunjung nanti akan dibekali dengan peta lokasi yang super lengkap kok.
Peta Panduan Saloka Theme Park
So, what are you waiting for? Yuk, menjelajah di Negeri Saloka bersama keluarga atau sahabat tercinta! Habis dari sini pasti kalian akan punya Cerita Tiada Habisnya, deh. Happy exploring, peeps.


Saloka Theme Park
Jl. Fatmawati 154, Lopait,
Tuntang, Semarang, Jawa Tengah
IG : salokapark
Fb : salokapark
Tlp: 0298 322266

Wednesday, March 6, 2019

Tips dan Trick Fashion ala Octaria Kenes di Event Collaboration KEB Solo


 
Pict by Mas Heyriyok

What you wear is how you present yourself to the world, especially today, when human contacts are so quick. Fashion is intans language.” -Miuccia Prada-


Event Collaboration KEB  Solo

The day that I’ve been waiting for!
Bangun pagi, dandan kece, kemudian cepat-cepat menuju Alana Hotel Solo.
Kenapa semangat sekali? Harus dong. Karena hari ini Event Collaboration KEB Chapter Solo digelar!
Pagi itu area lantai dua Alana sudah cukup ramai. Saya bergegas menuju ke Aquamarine Meeting Room. Di sana sudah ada Mak Arinta, Opik, Mak Ety, dan tim dari Wardah yang sedang mempersiapkan booth untuk barang - barang mereka.
Setelah menyapa mereka, saya segera masuk untuk meletakkan tas dan check sound. Betapa terkejutnya saya, ruangan yang kemarin sudah berubah sekeren ini.
Mini garden di bagian bawah backdrop, bunga-bunga di meja, sampai pengharum ruangan eklektrik membuat ruangan semakin membuat saya terpana.
Tapi untungnya sih nggak sampai lupa untuk check sound demi tugas utama saya hari itu, hehe.
Yup, saya didapuk untuk menjadi MC salah satu acara super keren KEB Chapter Solo kali itu.
Grogi? Pastilah. Apalagi kali ini pesertanya lebih banyak datang dari luar member KEB. Huft, breathed in breathed out, LOL.
Candid by Mak Ran

Acara dimulai dengan sambutan ketua KEB Chapter Solo, Mak Ety Abdoel, dan kemudian berlanjut ke materi inti yang ditunggu-tunggu.
Grooming Your Personality with Octaria Kenes dan Beauty Class with MUA DeeCintaahh. Penasaran mau tahu gimana cerita selengkapnya? Yuk, lanjut.

Grooming Your Personality -Tips dan Trick Fashion- with Octaria Kenes

Sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu, penampilan itu buat saya sih penting sekali untuk dijaga dan diperhatikan. Sebagai nilai tersendiri ketika ketika bertemu orang banyak meski hanya dalam lingkup kecil sekalipun.  
Saya sendiri bukan tipe perempuan yang 100% peduli pada fashion yang sedang happening. Bukan tipe perempuan yang selalu mengikuti tren. Saya hanya memakai pakaian/outfit yang saya rasa nyaman dan pantas. Dan setelah berhijab, saya memang memutuskan untuk tidak lagi mengenakan celana. Tapi saya tetap berusaha menjaga penampilan dan sedikit banyak up to date pada trend busana muslimah. Tapi tetap, no 1 adalah apakah pakaian itu pantas saya kenakan dan apakah nyaman.
Saya yang dianugerahi tubuh mungil membuat aktifitas memilih dan memilah fashion ini jadi satu tantangan tersendiri buat saya. Tentu saja saya harus memilih out fit yang tidak membuat saya tenggelam atau malah terlihat makin kecil, kan.
Lucky me, I met Mbak Ria di acara Event Collaboration KEB Chapter Solo ini. Bagaimana tidak, saya belajar banyak sekali dari Mbak Ria. 
 Bagaimana saya yang bertubuh kecil ini harus menyiasati out fit yang saya kenakan sehingga bisa terlihat lebih tinggi. Asik, kan!
Bahkan saya juga sekalian minta dinilai soal out fit yang saya kenakan saat itu pada Mbak Ria. Katanya sih sudah oke, hanya harus dibenahi sedikit demi makin terlihat jenjang, hihihi. 
Octaria Kenes. Pict  by Mak Ranny

Mbak Ria yang hari itu mengenakan outfit bernada blue dan mustard tampil all out dan bisa menjawab segala keingin tahuan kami soal fashion. Bahkan rasanya waktu kurang lebih 90 menit (yang sudah molor 30 menit) masih kurang, haha.
Berikut adalah Tips and Trick Fashionable ala Octaria Kenes
1. Kenali Pribadi Kamu
Nah, menurut Mbak Ria, ada 3 tipe kepribadian dalam kaca mata fashion. Tipe cuek, tipe simpel, dan tipe modis.
Tipe Cuek
Tipe ini biasanya minim koleksi baju, tidak memperhatikan estetika, buta fashion dan kadang memang sama sekali tidak peduli dengan fashion.
Biasanya orang dengan tipe ini hanya memiliki koleksi baju dengan model celana, rok, kaos, kemeja, dan seragam.
Tipe Simpel
Hampir mirip dengan si cuek, koleksi baju lebih banyak, tetap memperhatikan estetika, masuk ke dalam kategori slow fashion, koleksinya cukup representatif meski tidak terlalu lengkap.
Tipe Modis
Masuk ke dalam kategori “fast fashion”, memiliki koleksi baju paling lengkap, selalu ingin jadi trend setter, cenderung berfoya-foya dalam soal belanja atau boros demi mendapatkan julukan trend setter, sangat peduli dan aware dengan estetika, super detail terhadap penampilan hingga aksesoris pelengkapnya.
2. Playing With Your Mirror
Main-main dengan kaca?
Yup, ini adalah salah satu tips jitu Mbak Ria dalam mencari padu padan dan new look untuk kesehariannya. Memanfaatkan dan bermain-main dengan kaca. How come?
Nah, Mbak Ria biasanya memiliki waktu khusus dalam seminggu untuk mencoba berbagai gaya OOTD di depan kaca. Manfaatkan barang atau pernak-pernik yang sekiranya kita miliki dan kemudian padu padankan dengan koleksi baju yang ada.
Dengan begini, Mbak Ria selalu menemukan ide baru dalam memadu padankan koleksi-koleksi baju miliknya.
Berminat untuk mecoba juga? Ikuti tips ini ya:
Siapkan beberapa pakaian yang lama tidak kalian pakai atau tersimpan di dalam lemari
Siapkan beberapa referensi style pilihan kalian
Cek kelayakan stuff sebelum dicoba
Setelah itu mulai mix and match baju dengan referensi yang ada
Voila! Kalian akan menemukan style baru kalian.
Bagaimana? Berminat untuk mencoba? Tidak perlu berlama-lama. Siapkan 30 sampai 60 menit dalam seminggu untuk bermain dengan cermin.
Kalian pasti akan menemukan banyak gaya baru dalam berpakaian. Jadi nggak akan bingung lagi deh.
3. Manfaatkan Baju Lama
Punya baju lama yang mennumpuk dalam lemari tapi masih layak pakai? Manfaatkan!
Daripada baju-baju kalian itu menumpuk, menurut Mbak Ria, lebih baik dikumpulkan dan dimanfaatkan. Salah satu caranya? Bikin Garage Sale.
Nah, penghasilan dari Garage Sale ini bisa deh kita gunakan untuk membeli out fit baru yang mungkin sudah kita incar berbulan-bulan, hehehe.

Selain itu, usahakan untuk meletakkan baju yang sering kita pakai di tempat yang terlihat dengan jelas dan persiapkan baju yang akan kalian pakai semalam sebelumnya. Hal ini demi meminimalisir kebingunan kita saat memutuskan out fit yang akan kita kenakan.
Sering kan ya, kita panik di detik-detik terakhir berangkat ke sebuah acara hanya gara-gara bingung mau pakai kostum apa hari itu.
Selain itu, usahakan untuk mengoleksi banyak atau beberapa outer. Kenapa? Karena outer ini paling mudah untuk dipadu padankan dengan berbagai jenis baju.
Bahkan Mbak Ria juga memberikan beberapa stylenya yang memakai outer yang sama dengan tampilan yang berbeda-beda.
Seru banget deh! Jadi makin terinspirasi buat modis tapi tetap sopan dan sesuai syariat.
Saya sendiri mungkin masuk kategori simpel kali ya. Nggak terlalu peduli sama apa yang lagi tren tapi tetap peduli sama apa yang saya pakai. Misal saja warna harus match antara jilbab, baju, dengan outer, memakai baju sesuai dengan acara, tahu kapan harus bergaya casual, kapan harus bergaya sedikit resmi, dan semacamnya.
Untuk sepatu dan tas sendiri saya bukan tipe yang suka gonta-ganti. Itulah kenapa saya selalu memilih tas dan sepatu dengan warna netral demi bisa masuk ke semua out fit yang saya miliki.
Yang jelas sih, setelah mendapatkan banyak sekali ilmu fashion dari Mbak Ria, jadi kepikiran untuk semakin memperhatikan penampilan. Apalagi ketika saya harus menjadi MC di beberapa acara atau hanya sekadar bertemu calon klien baru.

Natural Glow Make Up Bersama Dee Cintaahh

 

Kalau tadi kita sudah diajari bagaimana memilih outfit yang oke, kali ini kita diajari bagaimana belajar make up yang sedang tren tapi tetap terlihat elegan.
Yup, akhir-akhir ini make up sedang digandrungi dengan tren glowing. Make up dengan hasil akhir yang membuat penggunanya bersinar. Penggunaan shimer dan highlighter menjadi poin penting dalam make up glowing ini.
Mbak Cinta sendiri menjelaskan ada beberapa tahapan dalam teknik make up glowing ini, seperi penggunaan foundation untuk based make up, blush on untuk semakin menampakkan kecerahan wajah, highlighter untuk memunculkan kesan glow atau bercahaya, dan kemudian dikunci dengan penggunaan setting spray. Tujuannya? Tentus aja demi membuat make up kita awet lama.
Mbak Cinta juga memberikan beberapa tips soal bagaimana membuat alis yang keren tanpa dikerik dan juga memakai eyeliner yang benar.
Seru banget yang jelas. Meski sayang, karena mata saya masih bermasalah, saya memilih untuk tidak ikutan mencoba segala ritual permake up-an ini sih, hiks. 

Aquamarine Convention Center Alana Hotel Solo

 

Nggak kerasa, acara demi acara sudah terlewati. Yang jelas sih super seru dan kurang banget waktunya, haha.
Berkat dukungan Alana Hotel dan Convention Center juga acara kami hari ini bisa berlangsung dengan sukses dan bahagia.
Bagaimana tidak? Kami disuguhi ruangan yang super nyaman, harum, dan kece, pemandanngan di jendela yang keren, dan makanan yang enak-enak. Ruangan bernuansa biru dengan kursi hitam dan pita warna warni ini benar-benar cocok deh dipakai untuk acara yang tidak terlalu besar.
Misal saja arisan keluarga, meeting kantor, meeting komunitas, atau private birthday party. Recommended!
Favorit saya? Hot coffee dan mini cheese cakenya. Juarak!!! kalian penggemar cheese cake harus deh cobain cheese cake di Alana ini.

Kejunya berasa, teksturnya super duper lembut, dan dingin di mulut. Makkk nyessss lah kalo orang Solo bilang, haha.
Aquamarine ini terletak di lantai dua, di depan kolam renang bagian anak. Bahkan saya dan beberapa teman sempat foto-foto di kolam renang seusai acara KEB. Super love pokoknya.
Berminat ikutan di acara seru Kumpulab Emak Blogger Chapter Solo? Langsung aja ya follow IG kami di www.instagram.com/emakblogersolo. Siapa tahu nanti bisa ketemu dan kolaborasi dengan saya kan, hihihihi.
Pict by Mas Heyriyok





Serunya Buka Bersama di Panties Pizza

Panties Pizza Panties Pizza adalah "Calzone" atau pizza lipat yang berasal dari Naples, Italia dan merupakan pizza lipa...